• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

BNPB: Sistem Peringatan Dini Tsunami Kawasan Lombok Tuntas Desember

by Editor
26 September 2020
BNPB: Sistem Peringatan Dini Tsunami Kawasan Lombok Tuntas Desember

BNPB menargetkan pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, selesai Desember tahun ini. Foto: BNPB

39
SHARES
246
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, selesai Desember tahun ini. Apalagi potensi bahaya geologi seperti gempa bumi dan tsunami mengancam Indonesia.

“Kabupaten ini memiliki potensi bahaya tsunami dengan kategori kelas sedang hingga tinggi. Berdasarkan analisis InaRISK, lebih dari enam ribu jiwa merupakan populasi terpapar di satu kecamatan. Sedangkan dilihat dari potensi gempa bumi, populasi terpapar di kabupaten ini mencapai lebih dari 430 ribu jiwa yang tersebar di 12 kecamatan,” kata Direktur Peringatan Dini BNPB Afrial Rosya, di Jakarta, Sabtu (26/9/2020) .

BACA JUGA

Yamaha Hadirkan MAXI Race di Yamaha Sunday Race 2026

Yamaha Hadirkan MAXI Race di Yamaha Sunday Race 2026

2 Agustus 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

20 Februari 2026

Pemasangan sistem peringatan dini tsunami ini, jelasnya, usulan yang diajukan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah kepada BNPB. Pemasangan alat dari sistem ini akan dilakukan di kawasan Mandalika.

Dalam implementasi sistem tersebut, BNPB bekerja sama dengan Universitas Mataram (Unram). Kerja sama antara dua pihak pun telah dilakukan setelah ditandatanganinya perjanjian kerja sama (PKS) pada Kamis lalu (17/9).

Afrial mengatakan tujuan utama dari pemasangan sistem peringatan dini adalah untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Selain itu, pemasangan instrumentasi peringatan dini bencana ini dapat menstimulus pemerintah daerah agar terpacu untuk memenuhi kebutuhan instrumentasi peringatan dini di wilayahnya, dengan menggunakan anggaran sendiri sehingga kerugian jiwa, harta dan benda dapat dihindari maupun dikurangi,” ujar Afrial.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unram Akmaluddin menyambut baik kerja sama antara Unram dan BNPB sekaligus untuk terus mendorong inovasi-inovasi baru dari Unram di bidang kebencanaan.

Akmaluddin menyampaikan Unram berkomitmen untuk terus mengawal operasional sistem yang akan dipasang ini dan terus mengembangkan inovasi-inovasi baru untuk menjawab tantangan ke depan. Selain itu, Akmaludin menyampaikan juga dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan mengacu kepada protokol Covid-19 yang ada.

Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, implementasi pemasangan sistem peringatan dini tsunami mengacu pada SNI 8840-1:2019 tentang sistem peringatan dini bencana, draft ISO 22328-2.

Selain itu, RSNI peringatan dini tsunami yang pada saat ini masih dalam pembahasan yang meliputi lima komponen yaitu pengetahuan risiko, diseminasi dan komunikasi risiko, pemantauan dan diseminasi peringatan dini, kemampuan respon serta komitmen keberkelanjutan sistem peringatan dini.

BNPB berharap sistem peringatan dini tsunami ini dapat mendukung kesiapsiagaan masyarakat setempat. Masyarakat setempat sendiri, seperti di Desa Kuta, pernah melakukan geladi evakuasi pada 2015 lalu. Pada 2018 lalu, sebanyak tiga desa di kabupaten ini yang berstatus sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana), seperti Desa Karang Sidemen, Aik Berik dan Kuta.

Pemasangan sistem peringatan dini tsunami di tiga lokasi merupakan pengembangan dari sistem peringatan dini yang sudah dibangun sebelumnya. Sistem yang terpasang akan mengacu pada SNI 8840-1:2019 tentang sistem peringatan dini bencana, draft ISO 22328-2 dan juga RSNI peringatan dini tsunami.

BNPB, kata Raditya, juga menjalin kerja sama dengan Universitas Gadja Mada (UGM) untuk pemasangan sistem peringatan dini tsunami untuk wilayah 1. Wilayah ini mencakup tiga kabupaten di provinsi yang berbeda, yakni Mentawai, Nias Selatan dan Banyuwangi.

Ketiga kabupaten tersebut wilayah dengan potensi bahaya tsunami dengan kategori kelas sedang hingga tinggi. Berdasarkan analisis InaRISK, sebanyak 10 kecamatan di Kepulauan Mentawai memiliki potensi bahaya tersebut dengan jumlah populasi terpapar mencapi 28 ribu jiwa. Selain itu, untuk Nias Selatan dan Banyuwangi, wilayah-wilayah ini berada pada kategori yang sama untuk bahaya tsunami.

“Kerja sama kali ini berfokus pada sistem peringatan dini tsunami. Langkah ini merupakah komitmen BNPB dalam pelibatan berbagai pihak, khususnya perguruan tinggi, sebagai bagian dari pentaheliks penanggulangan bencana,” katanya.

Share16SendTweet10
Previous Post

Dibuka, Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020

Next Post

Ratusan Rumah di Medan Rusak Diterjang Puting Beliung

Next Post
Ratusan Rumah di Medan Rusak Diterjang Puting Beliung

Ratusan Rumah di Medan Rusak Diterjang Puting Beliung

Kampanye Peningkatan Imun Dikala Pandemi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Telkom Alihkan Bisnis Fiber Connectivity ke TIF

Telkom Alihkan Bisnis Fiber Connectivity ke TIF

4 Oktober 2026
KPB Salurkan Komposter Dukung Pengelolaan Sampah Balikpapan

KPB Salurkan Komposter Dukung Pengelolaan Sampah Balikpapan

4 Oktober 2026
Jatim Fest 2026 Hadirkan Belanja Hiburan dan Kreativitas

Jatim Fest 2026 Hadirkan Belanja Hiburan dan Kreativitas

4 Oktober 2026
Pelindo Kelola Puluhan Ton Sampah Lewat Program WISE

Pelindo Kelola Puluhan Ton Sampah Lewat Program WISE

4 Oktober 2026
BP Batam Dorong Batam Jadi Hub Data Center Asia

BP Batam Dorong Batam Jadi Hub Data Center Asia

3 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3411 shares
    Share 1364 Tweet 853
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3368 shares
    Share 1347 Tweet 842
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3414 shares
    Share 1366 Tweet 854
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3397 shares
    Share 1359 Tweet 849
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3720 shares
    Share 1488 Tweet 930

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.