• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Petani Rasakan Manfaat Ganda Padat Karya PUPR di NTB

282 Lokasi Padat Karya P3TGAI Kementerian PU Hadir di NTB

by Riski Yanti
26 September 2025
Petani Rasakan Manfaat Ganda Padat Karya PUPR di NTB
25
SHARES
157
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sumbawa, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperluas pelaksanaan program padat karya Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) sebagai langkah nyata mendukung swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini difokuskan pada perbaikan dan peningkatan saluran irigasi tersier di berbagai daerah sentra pertanian, salah satunya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

24 September 2026
Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

24 September 2026
Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Dilanjutkan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Dilanjutkan Setelah Putusan Hukum Inkrah

24 September 2026

“P3TGAI bukan hanya membangun saluran irigasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa. Petani menjadi pelaku sekaligus penerima manfaat, sehingga mereka merasakan langsung hasil kerja kerasnya,”kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Pada Tahun Anggaran 2025, secara nasional program P3TGAI dialokasikan sebesar Rp1,8 triliun untuk 8.000 lokasi. Khusus di Provinsi NTB, program P3TGAI Tahap 1 tersebar di 282 lokasi dengan target menyerap 3.980 tenaga kerja.

Berdasarkan data e-monitoring per 23 September 2025, capaian pekerjaan fisik P3TGAI di NTB rata-rata telah mencapai lebih dari 70%, dengan serapan tenaga kerja sesuai target sebanyak 3.980 orang atau setara 119.370 Hari Orang Kerja (HOK).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I, Eka Nugraha Abdi mengatakan bahwa program ini sepenuhnya untuk masyarakat.

Selain memperkuat ketahanan pangan, P3TGAI juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat desa melalui sistem padat karya, yang membuka lapangan kerja sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Kegiatan P3TGAI ini murni untuk masyarakat, dan Balai hanya melakukan pemantauan. Pengelolaan maupun pengerjaannya dilakukan langsung oleh masyarakat, sehingga manfaatnya lebih terasa,” kata Eka Nugraha.

Dengan perbaikan saluran irigasi tersier, diharapkan distribusi air ke lahan pertanian lebih lancar sehingga produktivitas meningkat.

Salah satu penerima manfaat program P3TGAI di NTB berada di Desa Perung, Kecamatan Penyuk. Kepala Desa Perung Syafruddin, mengungkapkan program ini sangat membantu masyarakatnya.

“Lebih dari 75 persen dari total 3.074 jiwa warga kami adalah petani, dengan lahan pertanian sekitar 300 hektare. Dulu setiap musim tanam kami harus gotong royong memperbaiki saluran tanah yang sering jebol. Sekarang saluran sudah permanen dengan pasangan batu, jauh lebih terjamin,” tutur Syafruddin.

Salah satu petani Desa Perung, Suwardi, juga menyampaikan manfaat langsung mendapat aliran air irigasi yang lebih baik.

Selain itu Suwardi juga menyampaikan menerima pendapatan tambahan karena ikut bekerja sebagai tukang dalam pembangunan saluran.

“Sebelum ada pasangan batu, air selalu merembes ke kiri-kanan, jadi banyak yang terbuang. Sekarang aliran lebih lancar sampai sawah. Alhamdulillah saya juga dapat tambahan penghasilan dari kerja sebagai tukang di proyek ini,” ujar Suwardi.

P3TGAI merupakan pekerjaan peningkatan saluran irigasi tersier dari saluran tanah menjadi saluran pasangan batu, yang dikerjakan langsung oleh petani atau masyarakat desa dengan sistem upah.

Rata-rata saluran yang dibangun sepanjang 300 meter dengan masa kerja sekitar 75 hari.

Program padat karya ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendistribusikan anggaran langsung hingga ke desa, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus menjaga kesinambungan produksi pangan nasional.

Share10SendTweet6
Previous Post

Contact Center PELNI Raih The Best People Development di ICCA 2025

Next Post

Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Banjir Bandang di Sumatera Selatan dan Bengkulu

Next Post
Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Banjir Bandang di Sumatera Selatan dan Bengkulu

Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Banjir Bandang di Sumatera Selatan dan Bengkulu

Kementerian PU Tegaskan Fokus Pembangunan Infrastruktur Strategis dalam Pertemuan dengan Dubes UEA

Kementerian PU Tegaskan Fokus Pembangunan Infrastruktur Strategis dalam Pertemuan dengan Dubes UEA

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Siswa Aceh Belajar Teknik Membuat Ecoprint

Siswa Aceh Belajar Teknik Membuat Ecoprint

26 September 2026
Soiree Gigs Vol.2 Hadirkan Orkes Silampukau

Soiree Gigs Vol.2 Hadirkan Orkes Silampukau

26 September 2026
Balikpapan Catat 1310 Kasus Diare Pada September 2026

Balikpapan Catat 1310 Kasus Diare Pada September 2026

26 September 2026
LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

26 September 2026
ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

25 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3431 shares
    Share 1372 Tweet 858
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3109 shares
    Share 1244 Tweet 777
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3071 shares
    Share 1228 Tweet 768
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3121 shares
    Share 1248 Tweet 780
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3108 shares
    Share 1243 Tweet 777

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.