Bali, Kabar SDGs – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widyanti Putri Wardana, menyebut pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor wisata bahari nasional sekaligus menjadikan Bali sebagai pintu gerbang pariwisata internasional.
Pernyataan itu disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja ke kawasan BMTH yang berlokasi di Pelabuhan Benoa, Jumat 18 Juli 2025. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Widyanti didampingi jajaran pimpinan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), antara lain Direktur Strategi Drajat Sulistyo, Direktur Utama Pelindo Solusi Logistik Joko Noerhuda, Executive Director 3 Pelindo Daru Wicaksono Julianto, serta perwakilan KSOP Kelas II Pelabuhan Benoa.
Salah satu lokasi yang ditinjau ialah sandar kapal pesiar Silver Cloud yang membawa lebih dari 300 wisatawan mancanegara. Widyanti menyatakan bahwa kedatangan kapal tersebut menjadi bukti meningkatnya daya tarik Bali sebagai destinasi wisata kapal pesiar di kawasan Asia. Ia juga meninjau pembangunan yacht marina yang merupakan hasil kerja sama Pelindo dengan PT Marina Development Indonesia (MDI). Marina ini dirancang untuk melayani kapal pesiar kecil dan yacht dengan standar internasional.
Menurut Widyanti, keberadaan cruise terminal dan yacht marina menjadi elemen penting untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan asing dan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata premium berbasis kelautan.
Direktur Strategi Pelindo, Drajat Sulistyo, menegaskan bahwa BMTH bukan sekadar proyek pelabuhan, melainkan pusat kegiatan wisata laut yang terintegrasi dengan pelayaran, logistik, dan industri pariwisata. Ia menyebut pengembangan ini sebagai bentuk kontribusi Pelindo dalam mendorong transformasi ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Pengembangan BMTH diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan pariwisata nasional dan memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi Bali dan Indonesia. Kolaborasi lintas sektor dipandang sebagai kunci utama dalam membangun ekosistem wisata maritim yang kompetitif di tingkat global.












Discussion about this post