• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Ini Perbedaan Wisata Religi dan Wisata Halal

by SDGS Admin
11 September 2022
Ini Perbedaan Wisata Religi dan Wisata Halal
244
SHARES
1.5k
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kabar SDGs – Saat ini khususnya di Indonesia ada istilah wisata reliligi dan wisata syariah (halal). Mungkin ada masyarakat yang menyamakan antara keduanya.

Dari beberapa sumber, wisata religi dan wisata halal itu berbeda. Di antara perbedaannya yang mencolok adalah mengenai tempat wisatanya.

BACA JUGA

Aceh Gunakan Jalur VVIP Percepat Layanan Haji 2026

Aceh Gunakan Jalur VVIP Percepat Layanan Haji 2026

6 Mei 2026
Layanan Tri Ibadah Hadirkan Konektivitas Haji Tanpa Hambatan

Layanan Tri Ibadah Hadirkan Konektivitas Haji Tanpa Hambatan

27 April 2026
Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

15 Januari 2026

Wisata religi merupakan wisata yang lebih mengedepankan pada ketenangan batin. Tempat wisata religi juga biasanya berupa tempat yang memiliki sejarah Islam maupun berbagai tempat yang ada hubungannya dengan agama Islam.

Beberapa contoh dari wisata religi misalnya ibadah Haji, Ibadah Umroh, Ziarah Wali, ke masjid bersejarah dan lain sebagainya.

Sedangkan wisata halal, merupakan sistem pengelolaan yang dilakukan oleh sebuah tempat wisata untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi wisatawan Muslim. Destinasi wisata yang diberikan dalam wisata halal pun bisa beragam bentuknya dan jenisnya.

Wisata halal bisa diterapkan di pantai, gunung, pedesaan, kota, ataupun budaya lokal. Akan tetapi, fasilitas yang diberikan seperti hotel, akomodasi, makanan, dan sebagainya, disediakan menggunakan syariat Islam sesuai dengan kebutuhan wisatawan yang beragama Islam.

Dari beberapa penjelasan di atas, sudah bisa disimpulkan bahwa wisata religi tidak dama dengan wisata syariah. Wisata syariah lebih luas cakupannya dan destinasi wisatanya juga bisa beragam.

Wisata Halal biasa juga disebut wisata halal. Indonesia yang sangat kaya dianggap berpotensi untuk dijadikan wisata syariah di beberapa wilayah.

Pemerintah harus lebih memaksimalkan potensi tersebut, apalagi Indonesia merupakan agama mayoritas muslim dan negara penganus agama Islam terbanyak di dunia. Sehingga bisa menarik para wisatawan luar negeri dan lokal, khususnya negara atau wilayah yang penduduknya banyak terdapat warga Islamnya.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung, diharapkan akan meningkatkan perekonomian yang ada di Indonesia. Apalagi, wisata religi di Indonesia juga tidak sedikit, sehingga menambah daya tarik untuk para wisatawan yang penasaran dan ingin berkunjung.

Demikian informasi mengenai penjelasan perbedaan wisata religi dan wisata halal. Semoga dapat menambah pengetahuan dan referensi kita semua.

Share98SendTweet61
Previous Post

Membanggakan, PT Telkom Indonesia Menjadi Pemenang LACP Annual Report Award 2022

Next Post

BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem di 24 Wilayah Indonesia

Next Post
BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem di 24 Wilayah Indonesia

BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem di 24 Wilayah Indonesia

Presiden Jokowi Pertimbangkan Beli Minyak dari Rusia

Presiden Jokowi Pertimbangkan Beli Minyak dari Rusia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Hindari Kecurangan Dalam Perusahaan, KAI Services Gelar Sosialisasi Pencegahan Fraud

Hindari Kecurangan Dalam Perusahaan, KAI Services Gelar Sosialisasi Pencegahan Fraud

24 Mei 2026
Platinum Convention Hall Perkuat Balikpapan Sebagai Gerbang IKN

Platinum Convention Hall Perkuat Balikpapan Sebagai Gerbang IKN

24 Mei 2026
Bidik Rute Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia

Bidik Rute Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia

24 Mei 2026
Kementerian PU Kebut Perencanaan Teknis Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung

Kementerian PU Kebut Perencanaan Teknis Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung

24 Mei 2026
Pembangunan Sabo Dam Aek Tukka Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Pembangunan Sabo Dam Aek Tukka Ditargetkan Rampung Oktober 2026

24 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    174 shares
    Share 70 Tweet 44
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    28 shares
    Share 11 Tweet 7

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.