• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Artificial Intelligence Cakupannya Bertambah Luas, Baru Satu Bagian yang Diteliti BRIN

by SDGS Admin
25 Maret 2023
Artificial Intelligence Cakupannya Bertambah Luas, Baru Satu Bagian yang Diteliti BRIN
32
SHARES
203
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANDUNG, KabarSDGs – Beberapa tahun terakhir, teknologi artificial intelligence (AI) telah menjadi bahan perbincangan masyarakat global. Semakin berkembangnya AI, semakin terintegrasi ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Kecerdasan Artificial dan Keamanan Siber (PR KAKS) turut melaksanakan riset terkait salah satu aplikasi AI ini.

“AI adalah bagaimana sistem mampu menafsirkan data eksternal secara benar untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakannya untuk pembelajaran, agar tercapai tugas tertentu secara optimal, serta memiliki kemampuan adaptasi yang fleksibel,” ujar Kepala PR KAKS BRIN Anto Satriyo Nugroho, pada Bincang Sains Kawasan Bandung Garut (Bisaan Bangga), live di YouTube BRIN Indonesia beberapa waktu lalu di Bandung dalam siaran tertulis BRIN.

BACA JUGA

Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

5 April 2026
Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

15 Februari 2026
Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

8 Februari 2026

Anto menjelaskan, AI cakupannya sangat luas, seperti machine learning, problem solving, knowledge listening and planning, knowledge, communicating, and acting. Sedangkan di BRIN hanya satu bagian yang diteliti.

Ia melanjutkan, sistem yang memakai AI akurasinya sangat beragam. Ia mencontohkan, tulisan Jepang kolaborasi dengan PT. Sanyo, akurasi dari sistem yang mampu mengenali tulisan tangan seseorang yang berupa angka 0-9 dipakai pada facsimile, akurasinya sekitar 99 persen.

“Sedangkan hal lain pada perekaman KTP elektronik di Indonesia, ada aturan dari Kemendagri dan Disdukcapil bahwa untuk akurasi, error-nya maksimal 3 persen,” terangnm Anto.

Ia menerangkan, contoh kegiatan-kegiatan sederhana yang merupakan AI seperti google translate, google maps, aplikasi waze, pengenal sidik jari (forensik digital) untuk identifikasi korban baik kecelakaan maupun pembunuhan, dan aplikasi math way yang bisa menyelesaikan persoalan matematika.

Menurutnya, karakteristik AI menyimpan akumulasi pengetahuan dan menyampaikannya secara akurat, sehingga keunggulannya mampu merangkum berbagai pengetahuan dan ingatan. Banyak manfaat AI, yaitu mengefisiensikan waktu, meningkatkan produktivitas, meminimalisir kesalahan manusia, dan membantu difabel untuk berkomunikasi.

“Meskipun akurasinya tinggi, tetapi AI juga bisa ada kekurangan, tidak 100 persen benar. Misalnya, ketika menggunakan maps bisa tidak sesuai,” ungkap Anto.

Ia mencontoh kasus lainnya, kasus seseorang yang dituduh membunuh 15 orang sekaligus, dikarenakan ditemukan sidik jari yang sama. Akan tetapi, pihak Spanyol tidak menyetujui tuduhan tersebut sehingga diproses dan diselidiki lebih lanjut.

“AI ini sangat membutuhkan listrik dan jaringan internet, sehingga tidak bisa dimanfaatkan jika hal tersebut tidak ada,” imbuh Anto.

Diketahui, PR KAKS BRIN telah melaksanakan beberapa penelitian bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi seperti ITB, UGM, Universitas Jenderal Soedirman, UPI, dan lainnya.

Anto menerangkan, perkembangan AI di Indonesia sangat luas, yang mengerjakan AI ada beberapa perguruan tinggi. Selain itu, industri juga mengembangkan perangkat lunak AI di Indonesia.

“Jika ingin mengetahui lebih jauh, maka bisa ikut komunitas Indonesian Artificial Intelligence Society (IAIS)-komunitas peminat AI, dan juga komunitas Indonesian Association for Pattern Recognition (INAPR), serta berbagai komunitas di internet,” jelas Anto.

Menurutnya, AI akan berpengaruh dalam mengubah peradaban manusia. Tetapi, tidak dalam jangka pendek, melainkan nanti dalam jangka panjang, banyak pekerjaan manusia yang akan tergantikan meskipun tidak semua.

“Oleh karena itu, kita perlu tekun, belajar, melakukan penelitian supaya inovasi dan penelitian selalu meningkat dan terus berkembang karena motornya adalah manusia,” pungkas Anto.

Share13SendTweet8
Previous Post

Bandara Kertajati Dipersiapkan Menjadi Bandara Premium

Next Post

Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Next Post
Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak

Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.