• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
31 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Artificial Intelligence Cakupannya Bertambah Luas, Baru Satu Bagian yang Diteliti BRIN

by SDGS Admin
25 Maret 2023
Artificial Intelligence Cakupannya Bertambah Luas, Baru Satu Bagian yang Diteliti BRIN
35
SHARES
217
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANDUNG, KabarSDGs – Beberapa tahun terakhir, teknologi artificial intelligence (AI) telah menjadi bahan perbincangan masyarakat global. Semakin berkembangnya AI, semakin terintegrasi ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Kecerdasan Artificial dan Keamanan Siber (PR KAKS) turut melaksanakan riset terkait salah satu aplikasi AI ini.

“AI adalah bagaimana sistem mampu menafsirkan data eksternal secara benar untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakannya untuk pembelajaran, agar tercapai tugas tertentu secara optimal, serta memiliki kemampuan adaptasi yang fleksibel,” ujar Kepala PR KAKS BRIN Anto Satriyo Nugroho, pada Bincang Sains Kawasan Bandung Garut (Bisaan Bangga), live di YouTube BRIN Indonesia beberapa waktu lalu di Bandung dalam siaran tertulis BRIN.

BACA JUGA

IPOT Dorong Literasi Finansial dan Pemanfaatan AI Bagi Generasi Muda

IPOT Dorong Literasi Finansial dan Pemanfaatan AI Bagi Generasi Muda

12 Juni 2026
Jajaki Kolaborasi Bersama Meta, Bawa Pegiat Ekraf Go Internasional

Jajaki Kolaborasi Bersama Meta, Bawa Pegiat Ekraf Go Internasional

29 April 2026
Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

5 April 2026

Anto menjelaskan, AI cakupannya sangat luas, seperti machine learning, problem solving, knowledge listening and planning, knowledge, communicating, and acting. Sedangkan di BRIN hanya satu bagian yang diteliti.

Ia melanjutkan, sistem yang memakai AI akurasinya sangat beragam. Ia mencontohkan, tulisan Jepang kolaborasi dengan PT. Sanyo, akurasi dari sistem yang mampu mengenali tulisan tangan seseorang yang berupa angka 0-9 dipakai pada facsimile, akurasinya sekitar 99 persen.

“Sedangkan hal lain pada perekaman KTP elektronik di Indonesia, ada aturan dari Kemendagri dan Disdukcapil bahwa untuk akurasi, error-nya maksimal 3 persen,” terangnm Anto.

Ia menerangkan, contoh kegiatan-kegiatan sederhana yang merupakan AI seperti google translate, google maps, aplikasi waze, pengenal sidik jari (forensik digital) untuk identifikasi korban baik kecelakaan maupun pembunuhan, dan aplikasi math way yang bisa menyelesaikan persoalan matematika.

Menurutnya, karakteristik AI menyimpan akumulasi pengetahuan dan menyampaikannya secara akurat, sehingga keunggulannya mampu merangkum berbagai pengetahuan dan ingatan. Banyak manfaat AI, yaitu mengefisiensikan waktu, meningkatkan produktivitas, meminimalisir kesalahan manusia, dan membantu difabel untuk berkomunikasi.

“Meskipun akurasinya tinggi, tetapi AI juga bisa ada kekurangan, tidak 100 persen benar. Misalnya, ketika menggunakan maps bisa tidak sesuai,” ungkap Anto.

Ia mencontoh kasus lainnya, kasus seseorang yang dituduh membunuh 15 orang sekaligus, dikarenakan ditemukan sidik jari yang sama. Akan tetapi, pihak Spanyol tidak menyetujui tuduhan tersebut sehingga diproses dan diselidiki lebih lanjut.

“AI ini sangat membutuhkan listrik dan jaringan internet, sehingga tidak bisa dimanfaatkan jika hal tersebut tidak ada,” imbuh Anto.

Diketahui, PR KAKS BRIN telah melaksanakan beberapa penelitian bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi seperti ITB, UGM, Universitas Jenderal Soedirman, UPI, dan lainnya.

Anto menerangkan, perkembangan AI di Indonesia sangat luas, yang mengerjakan AI ada beberapa perguruan tinggi. Selain itu, industri juga mengembangkan perangkat lunak AI di Indonesia.

“Jika ingin mengetahui lebih jauh, maka bisa ikut komunitas Indonesian Artificial Intelligence Society (IAIS)-komunitas peminat AI, dan juga komunitas Indonesian Association for Pattern Recognition (INAPR), serta berbagai komunitas di internet,” jelas Anto.

Menurutnya, AI akan berpengaruh dalam mengubah peradaban manusia. Tetapi, tidak dalam jangka pendek, melainkan nanti dalam jangka panjang, banyak pekerjaan manusia yang akan tergantikan meskipun tidak semua.

“Oleh karena itu, kita perlu tekun, belajar, melakukan penelitian supaya inovasi dan penelitian selalu meningkat dan terus berkembang karena motornya adalah manusia,” pungkas Anto.

Share14SendTweet9
Previous Post

Bandara Kertajati Dipersiapkan Menjadi Bandara Premium

Next Post

Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Next Post
Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak

Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak

Discussion about this post

NEWS UPDATE

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

30 Juli 2026
Bupati Jember Ajak Pelajar Prioritaskan Pendidikan

Bupati Jember Ajak Pelajar Prioritaskan Pendidikan

30 Juli 2026
Awarding PortPress 2026, Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

Awarding PortPress 2026, Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

30 Juli 2026
Warga di Cilegon Mulai Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih

Warga di Cilegon Mulai Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih

30 Juli 2026
Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

30 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1536 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1255 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.