• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Wapres Harap Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Bisa Masuk di Kurikulum Pondok Pesantren

by SDGS Admin
7 Oktober 2022
Wapres Harap Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Bisa Masuk di Kurikulum Pondok Pesantren
24
SHARES
153
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin membuka Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-9 tahun 2022, di Jakarta Convention Center, Senayan, DKI Jakarta pada Kamis (6/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Wapres Ma’ruf Amin berharap, ilmu ekonomi dan keuangan syariah dapat masuk ke kurikulum pondok pesantren.

BACA JUGA

Santri Diminta Jadikan Dunia Digital Sebagai Ladang Dakwah Baru

Santri Diminta Jadikan Dunia Digital Sebagai Ladang Dakwah Baru

25 Oktober 2025
Anggota DPR Upayakan Penataan Kawasan dan Aksesibilitas di Ponpes Darul Quran Cimalaka

Anggota DPR Upayakan Penataan Kawasan dan Aksesibilitas di Ponpes Darul Quran Cimalaka

18 Mei 2025
Dalam Rakor Evaluasi Kebijakan Pendidikan, Wapres Gibran Soroti Masalah Dunia Pendidikan

Dalam Rakor Evaluasi Kebijakan Pendidikan, Wapres Gibran Soroti Masalah Dunia Pendidikan

14 November 2024

“Pesantren di seluruh pelosok negeri harus terus kita dorong untuk menggalakkan kegiatan dan pembelajaran di bidang ekonomi dan keuangan syariah di dalam kurikulumnya,” ujar Wapres Ma’ruf Amin dalam siaran tertulisnya.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi syariah berbasis pesantren saat ini telah berjalan dengan baik dan berdampak pada bangkitnya perekonomian Indonesia.

“Selain dapat meningkatkan pasokan pangan dan komoditas nasional, ekonomi pesantren juga mampu menembus pasar ekspor,” ujar Wapres.

Dengan demikian, lanjutnya, penguatan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bergerak mulai dari akar rumput hingga ke level pembuat kebijakan, mulai dari usaha mikro hingga pengusaha besar,.

Ia menambahkan, pelaku ekonomi syariah harus fokus mengoptimalkan seluruh modalitas dan kekuatan untuk bertahan dalam situasi ekonomi tak menentu.

“Kekuatan domestik yang perlu kita jaga antara lain adalah konsumsi dalam negeri dan UMKM yang menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi,” jelas Wapres.

Ia menjelaskan, Pada triwulan II-2022, sebanyak 51,47 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi rumah tangga. Menurutnya, pemerintah terus menjaga level daya beli dan konsumsi masyarakat melalui bantuan sosial dan bantuan langsung tunai yang mensasar rumah tangga maupun UMKM.

“Pemerintah juga terus menggaungkan gerakan nasional bangga buatan Indonesia. Produk-produk buatan dalam negeri, tidak terkecuali produk UMKM, tidak kalah mutunya. Produk fesyen hijab misalnya, telah berhasil merebut hati konsumen domestik dan luar negeri. Ini harus terus kita tingkatkan,” ujar Wapres.

Ia melanjutkan, apalagi saat ini peringkat ekonomi dan keuangan syariah Indonesia di tingkat global sangat baik. Menurutnya, hal tersebut bisa dicapai karena adanya sinergi erat di antara semua pemangku kepentingan, tidak terkecuali Bank Indonesia.

Ekonomi syariah yang semakin menguat telah memberi daya dukung bagi stabilitas ekonomi nasional, karena teruji dalam melewati siklus ekonomi. Ekonomi syariah juga dapat diandalkan untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan karena bertumpu pada sektor riil sehingga berperan penting dalam pengamanan pasokan nasional,” terang Wapres.

Ia meneruskan, dana sosial syariahlah yang menjadi salah satu pilar ekonomi dan keuangan syariah, telah didistribusikan kepada masyarakat untuk membantu menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, lanjut Wapres, Ziswaf (zakat, infak, sedekah, wakaf) juga menjadi instrumen yang efektif untuk pemberdayaan ekonomi umat. Ini diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan serta ketimpangan sosial ekonomi.

Share10SendTweet6
Previous Post

Puluhan Perwakilan Suporter Klub Sepak Bola Indonesia ke Kemenko Polhukam, Dukung Penuh TGIPF Kanjuruhan

Next Post

Pemerintah Indonesia dan FIFA Sepakat Membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia, Ini Tujuannya

Next Post
Pemerintah Indonesia dan FIFA Sepakat Membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia, Ini Tujuannya

Pemerintah Indonesia dan FIFA Sepakat Membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia, Ini Tujuannya

Perjalanan KA Terhambat Akibat Amblesan

Perjalanan KA Terhambat Akibat Amblesan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

5 Desember 2025
Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

5 Desember 2025
DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

5 Desember 2025
PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025

POPULAR

  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.