• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Teknologi Konservasi Satwa Liar, Menjaga Kelestarian Satwa dari Kepunahan

by Riski Yanti
4 April 2022
Teknologi Konservasi Satwa Liar, Menjaga Kelestarian Satwa dari Kepunahan
32
SHARES
197
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs.com – Pendekatan teknologi dapat menjawab berbagai persoalan kelangkaan spesies satwa. Dengan teknologi, kita dapat melindungi dan mengamankan plasma nutfah atau material genetik satwa liar yang berstatus terancam kritis dari kepunahan.

Plasma nutfah atau sumberdaya genetik adalah bahan dari tumbuhan, satwa, atau jasad renik, yang mempunyai fungsi dan kemampuan mewariskan sifat.

BACA JUGA

Pertamina Dampingi Nelayan Bali Lestarikan Penyu Lekang di Pantai Biaung

Pertamina Dampingi Nelayan Bali Lestarikan Penyu Lekang di Pantai Biaung

21 Oktober 2026
Dua Gajah PLG Minas Mati Akibat Gangguan Pencernaan

Dua Gajah PLG Minas Mati Akibat Gangguan Pencernaan

27 September 2026
Paus Diduga Terdampar di Pantai Bakau Inhil

Paus Diduga Terdampar di Pantai Bakau Inhil

25 September 2026

Terkait hal ini, Institut Pertanian Bogor (IPB) University mengaplikasikan “Teknologi Reproduksi Berbantu” (Assisted Reproductive Technology/ART) dan Bio-bank, untuk menjaga kelestarian satwa dari kepunahan.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria mengungkapkan, banyak jenis satwa liar yang terancam punah. Sementara sarana dan prasarana serta sumber daya manusia masih terbatas.

Kedua teknologi diatas untuk sementara masih dibatasi pada pengawetan, perlindungan, dan pemulihan sumber daya genetik badak Sumatera.

“Dengan dukungan dari para pihak, termasuk KLHK, ke depan kita kembangkan teknologi ini untuk spesies satwa liar lain,” kata Arif saat melakukan pertemuan dengan Menteri LHK di Jakarta, Senin (4/4).

Sejauh ini program ART dan Bio-bank yang sedang berjalan diantaranya koleksi dan kriopreservasi semen (sperma) dan inseminasi buatan Banteng Jawa yang dimulai sejak tahun 2015.

Selain itu koleksi semen dan inseminasi buatan pada anoa, macan dahan, dan Harimau Sumatra mulai tahun 2020.

Menteri LHK Siti Nurbaya menyambut baik inisiatif IPB University. Dirinya menyatakan hal ini sejalan dengan program pemerintah dan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk membangun plasma nutfah nasional di IKN.

“Saya kira fasilitas yang kelak akan dibangun tidak hanya dikembangkan untuk faunanya saja, tetapi untuk floranya juga. Dalam hal ini, IPB University dapat berkolaborasi dengan UGM dalam pengembangan teknologi floranya,” ujar Menteri Siti.

Share13SendTweet8
Previous Post

Bertemu Dubes RI untuk Timor Leste, Menparekraf Tindak Lanjuti Kerja Sama Pariwisata

Next Post

Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kemasyarakatan dengan Mengembangkan Desa Wisata

Next Post
Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kemasyarakatan dengan Mengembangkan Desa Wisata

Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kemasyarakatan dengan Mengembangkan Desa Wisata

Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Semakin Membaik

Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Semakin Membaik

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

3 November 2026
KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

3 November 2026
Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

3 November 2026
Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

3 November 2026
Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4506 shares
    Share 1802 Tweet 1127
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4180 shares
    Share 1672 Tweet 1045
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4217 shares
    Share 1687 Tweet 1054
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4154 shares
    Share 1662 Tweet 1039

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.