• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Eksistensi Pendamping Desa dapat Mengoptimalkan Pencapaian Tujuan SDGs

by SDGS Admin
7 April 2022
Eksistensi Pendamping Desa dapat Mengoptimalkan Pencapaian Tujuan SDGs
21
SHARES
133
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Peran aktif pendamping desa sangat menentukan untuk mewujudkan SDGs Desa sebagai arah kebijakan pembangunan desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menerangkan, diperlukan langkah taktis dan strategis untuk perubahan paradigma pendampingan agar eksistensi pendamping desa dapat optimal dalam pencapaian tujuan SDGs Desa.

BACA JUGA

Ahmad Luthfi Gandeng Mahasiswa Bangun Desa dengan Setiap Potensinya

Ahmad Luthfi Gandeng Mahasiswa Bangun Desa dengan Setiap Potensinya

19 Maret 2025
PON XXI, Aceh Terbuka Tanpa Sekat Perbedaan Suku dan Agama

PON XXI, Aceh Terbuka Tanpa Sekat Perbedaan Suku dan Agama

22 Agustus 2024
Pondok Pesantren dapat Menjadi Pilar Pembangunan Desa

Pondok Pesantren dapat Menjadi Pilar Pembangunan Desa

6 Juni 2023

“Gagasan untuk menegaskan eksistensi Kemendes PDTT dan Pendamping dalam konteks Desa salah satunya adalah perubahan paradigma dalam pendampingan, termasuk arah kebijakan pembangunan desa. Pembangunan desa akan dibawa sesuai dengan arah yang tercantum dalam SDGs Desa,” ujarnya dalam pers rilis yang dikeluarkan Kementerian Desa.

Halim menjelaskan, yang pertama adalah memberikan apresiasi yang lebih atas besarnya beban kerja dan tanggung jawab pendamping desa dengan memperjuangkan kenaikkan honorarium bagi Pendamping Lokal Desa (PLD).

Menurutnya, sebagai ujung tombak di level desa, gaji yang diterima PLD saat ini secara umum masih relatif rendah dan perlu ditingkatkan lagi.

Halim mengaku, dirinya terus memperjuangkan hal tersebut dengan kordinasi dengan berbagai pihak. Menurut unformasi yang ia terima, usulan tersebut sudah berada di meja Menteri Keuangan.

Ia melanjutkan, penguatan eksistensi pendamping desa yang kedua adalah pengawasan dan peningkatan kinerja yang menjadi tolok ukur profesionalitas pendamping desa.

Menurutnya, eksistensi profesionalitas pendamping desa dibangun berdasarkan Merrit System atau penjenjangan karier. Yaitu promosi atau pengisian posisi di sebuah tempat diupayakan diisi oleh Pendamping pada level di bawahnya. Menurut Gus Halim, langkah ini penting, karena Pendamping Desa adalah anak kandung Kemendes PDTT, sehingga keberadaan Pendamping Desa turut menentukan eksistensi Kemendes PDTT.

“Penopang eksistensi Kemendes itu pertama adalah birokrat. Kedua adalah Pendamping Desa. Oleh karena itu, kami akan berusaha sekuat mungkin agar eksistensi Pendamping Desa itu berdasarkan kinerja dan harus dilakukan Merrit System atau penjenjangan karier. Makanya saya tegaskan harus merekrut pada level PLD agar jenjang karier TPP juga jelas dan memberikan penghargaan kepada Pendamping yang berprestasi,” kata Gus Halim.

Halim melanjutka, yang ketiga adalah peningkatan kualitas SDM pendamping desa. Salah satunya melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa) yaitu penyetaraan pengalaman dan pengabdian di desa secara akademik untuk kualifikasi pendidikan tinggi yang diikuti Semua Pendamping Desa, Kepala Desa, Perangkat Desa, Pengelola BUM Desa serta semua pegiat desa.

“Saya juga akan percepat pertumbuhan SDM di desa salah satunya melalui RPL Desa. Kami bakal mencoba merayu salah satu di Jawa Barat atau Banten untuk memberikan beasiswa bagi Kades, Perangkat Desa dan Pendampingan desa untuk masuk dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa,” jelasnnya.

Diketahui, Program RPL Desa yang sudah diresmikan adalah beasiswa dari Pemkab Bojonegoro sedang berlangsung di dua universitas yaitu Universitas Negeri Yogyakarta dan Universita Negeri Surabaya. Jumlah peserta sebanyak 1.067 mahasiswa Strata Satu dengan beasiswa UKT sebesar Rp22 juta.

Halim berharap, segala upaya tersebut dapat memperkuat eksistensi pendamping desa dalam rangka pencapaian tujuan SDGs Desa. Oleh karena itu, para pendamping desa juga harus memahami secara utuh dan komprehensif SDGs Desa dengan semua goals dan Indikator-indikatornya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pemerintah akan Menyiapkan Pelaksanaan Mudik Tahun Ini dengan Matang

Next Post

Kemenperin Terus Memacu Penciptaan Industri Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Next Post
Kemenperin Terus Memacu Penciptaan Industri Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Kemenperin Terus Memacu Penciptaan Industri Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor Masih Tersedia, Cek Jadwal dan Kota Tujuan Anda

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor Masih Tersedia, Cek Jadwal dan Kota Tujuan Anda

Discussion about this post

NEWS UPDATE

DOOH Bidik Ekosistem AI Indonesia

DOOH Bidik Ekosistem AI Indonesia

12 September 2026
Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

11 September 2026
PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

11 September 2026
Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

11 September 2026
Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

11 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2808 shares
    Share 1123 Tweet 702
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2489 shares
    Share 996 Tweet 622
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2456 shares
    Share 982 Tweet 614
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.