• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Eksistensi Pendamping Desa dapat Mengoptimalkan Pencapaian Tujuan SDGs

by SDGS Admin
7 April 2022
Eksistensi Pendamping Desa dapat Mengoptimalkan Pencapaian Tujuan SDGs
21
SHARES
131
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Peran aktif pendamping desa sangat menentukan untuk mewujudkan SDGs Desa sebagai arah kebijakan pembangunan desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menerangkan, diperlukan langkah taktis dan strategis untuk perubahan paradigma pendampingan agar eksistensi pendamping desa dapat optimal dalam pencapaian tujuan SDGs Desa.

BACA JUGA

Ahmad Luthfi Gandeng Mahasiswa Bangun Desa dengan Setiap Potensinya

Ahmad Luthfi Gandeng Mahasiswa Bangun Desa dengan Setiap Potensinya

19 Maret 2025
PON XXI, Aceh Terbuka Tanpa Sekat Perbedaan Suku dan Agama

PON XXI, Aceh Terbuka Tanpa Sekat Perbedaan Suku dan Agama

22 Agustus 2024
Pondok Pesantren dapat Menjadi Pilar Pembangunan Desa

Pondok Pesantren dapat Menjadi Pilar Pembangunan Desa

6 Juni 2023

“Gagasan untuk menegaskan eksistensi Kemendes PDTT dan Pendamping dalam konteks Desa salah satunya adalah perubahan paradigma dalam pendampingan, termasuk arah kebijakan pembangunan desa. Pembangunan desa akan dibawa sesuai dengan arah yang tercantum dalam SDGs Desa,” ujarnya dalam pers rilis yang dikeluarkan Kementerian Desa.

Halim menjelaskan, yang pertama adalah memberikan apresiasi yang lebih atas besarnya beban kerja dan tanggung jawab pendamping desa dengan memperjuangkan kenaikkan honorarium bagi Pendamping Lokal Desa (PLD).

Menurutnya, sebagai ujung tombak di level desa, gaji yang diterima PLD saat ini secara umum masih relatif rendah dan perlu ditingkatkan lagi.

Halim mengaku, dirinya terus memperjuangkan hal tersebut dengan kordinasi dengan berbagai pihak. Menurut unformasi yang ia terima, usulan tersebut sudah berada di meja Menteri Keuangan.

Ia melanjutkan, penguatan eksistensi pendamping desa yang kedua adalah pengawasan dan peningkatan kinerja yang menjadi tolok ukur profesionalitas pendamping desa.

Menurutnya, eksistensi profesionalitas pendamping desa dibangun berdasarkan Merrit System atau penjenjangan karier. Yaitu promosi atau pengisian posisi di sebuah tempat diupayakan diisi oleh Pendamping pada level di bawahnya. Menurut Gus Halim, langkah ini penting, karena Pendamping Desa adalah anak kandung Kemendes PDTT, sehingga keberadaan Pendamping Desa turut menentukan eksistensi Kemendes PDTT.

“Penopang eksistensi Kemendes itu pertama adalah birokrat. Kedua adalah Pendamping Desa. Oleh karena itu, kami akan berusaha sekuat mungkin agar eksistensi Pendamping Desa itu berdasarkan kinerja dan harus dilakukan Merrit System atau penjenjangan karier. Makanya saya tegaskan harus merekrut pada level PLD agar jenjang karier TPP juga jelas dan memberikan penghargaan kepada Pendamping yang berprestasi,” kata Gus Halim.

Halim melanjutka, yang ketiga adalah peningkatan kualitas SDM pendamping desa. Salah satunya melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa) yaitu penyetaraan pengalaman dan pengabdian di desa secara akademik untuk kualifikasi pendidikan tinggi yang diikuti Semua Pendamping Desa, Kepala Desa, Perangkat Desa, Pengelola BUM Desa serta semua pegiat desa.

“Saya juga akan percepat pertumbuhan SDM di desa salah satunya melalui RPL Desa. Kami bakal mencoba merayu salah satu di Jawa Barat atau Banten untuk memberikan beasiswa bagi Kades, Perangkat Desa dan Pendampingan desa untuk masuk dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa,” jelasnnya.

Diketahui, Program RPL Desa yang sudah diresmikan adalah beasiswa dari Pemkab Bojonegoro sedang berlangsung di dua universitas yaitu Universitas Negeri Yogyakarta dan Universita Negeri Surabaya. Jumlah peserta sebanyak 1.067 mahasiswa Strata Satu dengan beasiswa UKT sebesar Rp22 juta.

Halim berharap, segala upaya tersebut dapat memperkuat eksistensi pendamping desa dalam rangka pencapaian tujuan SDGs Desa. Oleh karena itu, para pendamping desa juga harus memahami secara utuh dan komprehensif SDGs Desa dengan semua goals dan Indikator-indikatornya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pemerintah akan Menyiapkan Pelaksanaan Mudik Tahun Ini dengan Matang

Next Post

Kemenperin Terus Memacu Penciptaan Industri Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Next Post
Kemenperin Terus Memacu Penciptaan Industri Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Kemenperin Terus Memacu Penciptaan Industri Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor Masih Tersedia, Cek Jadwal dan Kota Tujuan Anda

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor Masih Tersedia, Cek Jadwal dan Kota Tujuan Anda

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Loko Café Hadir di Gelaran Vok Pop Music On Track Bareng LRT Jabodebek

Loko Café Hadir di Gelaran Vok Pop Music On Track Bareng LRT Jabodebek

21 Juni 2026
10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

21 Juni 2026
Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

21 Juni 2026
Iran Buka Kembali Selat Hormuz

Iran Buka Kembali Selat Hormuz

21 Juni 2026
Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku

Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku

21 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    473 shares
    Share 189 Tweet 118
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    712 shares
    Share 285 Tweet 178

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.