• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Thailand Hapus Penggunaan Jamu untuk Pengobatan Covid-19

by Editor
31 Desember 2020
Thailand Hapus Penggunaan Jamu untuk Pengobatan Covid-19

Andrographis-paniculata atau chiretta hijau direkomendasikan Kementerian Kesehatan Thailand sebagai obat alternatif penanganan Covid-19. Foto: Jamilah M. Hassan | Straitstimes

127
SHARES
795
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANGKOK, KabarSDGs — Kementerian Kesehatan Thailand menghapus penggunaan jamu untuk pengobatan Covid-19. Disisi lain, menyetujui penggunaan ekstrak tumbuhan herbal untuk mengobati tahap awal Covid-19 sebagai program percontohan di tengah maraknya wabah virus corona di negara Asia Tenggara tersebut.

“Andrographis paniculata, umumnya dikenal sebagai chiretta hijau, salah satunya yang disetujui — berfungsi sebagai pengobatan alternatif untuk mengurangi keparahan wabah dan memangkas biaya pengobatan,” kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan resminya, Rabu (30/12/2020).

BACA JUGA

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

25 April 2026
Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025
COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

26 Mei 2025

Pengobatan herbal akan dilakukan secara sukarela bagi mereka yang berada dalam kelompok usia 18-60 tahun dengan gejala ringan dan harus dilakukan dalam waktu 72 jam setelah konfirmasi infeksi.

Ekstrak dari tanaman tersebut, yang dikenal sebagai “fah talai jone” dalam bahasa Thailand, dapat menghambat  virus dan mengurangi peradangan, kata kementerian tersebut, mengutip penelitian.

Uji coba pada manusia menunjukkan kondisi pasien membaik dalam tiga hari setelah pengobatan tanpa efek samping yang diberikan dalam 72 jam setelah dinyatakan positif.

Secara terpisah, Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand mengatakan siap mendaftarkan orang untuk menerima vaksin Covid-19. FDA telah membuka jalur khusus untuk pendaftaran guna memastikan proses yang cepat.

Thailand melaporkan 250 kasus baru hingga Rabu 30/12/2020) sehingga total pasien Covid-19 positif di negara tersebut hampir 7.000.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan, tingkat peningkatan penularan lokal mengkhawatirkan dan mendesak orang untuk tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Pemerintah juga telah melarang pertemuan besar di daerah berisiko tinggi, kata Dr Taweesilp Witsanuyotin, juru bicara pusat penanganan Covid-19 nasional. STRAITSTIMES | ABU HUMAIRA

Share51SendTweet32
Previous Post

Disuntik Vaksin Pfizer Covid-19, Seorang Perawat AS Positif Covid-19

Next Post

Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

Next Post
Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

BMKG: 19 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat di Malam Tahun Baru

BMKG: 19 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat di Malam Tahun Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

27 Juli 2026
Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

27 Juli 2026
Asahan Tampilkan Seni Budaya dan UMKM di PRSU 2026

Asahan Tampilkan Seni Budaya dan UMKM di PRSU 2026

27 Juli 2026
Menpar Pastikan Kesiapan Ijen Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark

Menpar Pastikan Kesiapan Ijen Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark

27 Juli 2026
KEK Samota Diperkuat sebagai Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

KEK Samota Diperkuat sebagai Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

27 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1458 shares
    Share 583 Tweet 365
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1210 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1178 shares
    Share 471 Tweet 295

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.