• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Thailand Hapus Penggunaan Jamu untuk Pengobatan Covid-19

by Editor
31 Desember 2020
Thailand Hapus Penggunaan Jamu untuk Pengobatan Covid-19

Andrographis-paniculata atau chiretta hijau direkomendasikan Kementerian Kesehatan Thailand sebagai obat alternatif penanganan Covid-19. Foto: Jamilah M. Hassan | Straitstimes

128
SHARES
798
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANGKOK, KabarSDGs — Kementerian Kesehatan Thailand menghapus penggunaan jamu untuk pengobatan Covid-19. Disisi lain, menyetujui penggunaan ekstrak tumbuhan herbal untuk mengobati tahap awal Covid-19 sebagai program percontohan di tengah maraknya wabah virus corona di negara Asia Tenggara tersebut.

“Andrographis paniculata, umumnya dikenal sebagai chiretta hijau, salah satunya yang disetujui — berfungsi sebagai pengobatan alternatif untuk mengurangi keparahan wabah dan memangkas biaya pengobatan,” kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan resminya, Rabu (30/12/2020).

BACA JUGA

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

25 April 2026
Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025
COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

26 Mei 2025

Pengobatan herbal akan dilakukan secara sukarela bagi mereka yang berada dalam kelompok usia 18-60 tahun dengan gejala ringan dan harus dilakukan dalam waktu 72 jam setelah konfirmasi infeksi.

Ekstrak dari tanaman tersebut, yang dikenal sebagai “fah talai jone” dalam bahasa Thailand, dapat menghambat  virus dan mengurangi peradangan, kata kementerian tersebut, mengutip penelitian.

Uji coba pada manusia menunjukkan kondisi pasien membaik dalam tiga hari setelah pengobatan tanpa efek samping yang diberikan dalam 72 jam setelah dinyatakan positif.

Secara terpisah, Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand mengatakan siap mendaftarkan orang untuk menerima vaksin Covid-19. FDA telah membuka jalur khusus untuk pendaftaran guna memastikan proses yang cepat.

Thailand melaporkan 250 kasus baru hingga Rabu 30/12/2020) sehingga total pasien Covid-19 positif di negara tersebut hampir 7.000.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan, tingkat peningkatan penularan lokal mengkhawatirkan dan mendesak orang untuk tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Pemerintah juga telah melarang pertemuan besar di daerah berisiko tinggi, kata Dr Taweesilp Witsanuyotin, juru bicara pusat penanganan Covid-19 nasional. STRAITSTIMES | ABU HUMAIRA

Share51SendTweet32
Previous Post

Disuntik Vaksin Pfizer Covid-19, Seorang Perawat AS Positif Covid-19

Next Post

Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

Next Post
Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

BMKG: 19 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat di Malam Tahun Baru

BMKG: 19 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat di Malam Tahun Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

3 November 2026
Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

3 November 2026
Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

3 November 2026
Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026
Menhub Dudy Tekankan Pentingnya Keselamatan dalam Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2026/2027

Menhub Dudy Tekankan Pentingnya Keselamatan dalam Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2026/2027

3 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4500 shares
    Share 1800 Tweet 1125
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4201 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4173 shares
    Share 1669 Tweet 1043
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4210 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    4111 shares
    Share 1644 Tweet 1028

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.