• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Pawai Alegoris di Kota Yogyakarta 2023 Bertema ‘Harmony of Kotagede’

by SDGS Admin
28 Mei 2023
Pawai Alegoris di Kota Yogyakarta 2023 Bertema ‘Harmony of Kotagede’
39
SHARES
243
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

YOGYAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata telah mengadakan Pawai Alegoris untuk mempromosikan potensi wisata di Kotagede. Pawai Alegoris tahun ini diadakan di kawasan Kotagede dengan tema Harmony of Kotagede pada Sabtu, 27 Mei 2023.

Acara Pawai Alegoris menampilkan kisah tokoh-tokoh di balik sejarah penamaan kampung-kampung di Kotagede. Pawai Alegoris Harmony of Kotagede dimulai dari Jalan Kemasan hingga Jalan Mondorakan.

BACA JUGA

Wali Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan ke Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar

Wali Kota Yogyakarta Lakukan Kunjungan ke Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar

24 Maret 2025
Rombongan MWCNU Pleret Kunjungi Makam Ki Ageng Pemanahan di Kotagede, Ini Alasannya

Rombongan MWCNU Pleret Kunjungi Makam Ki Ageng Pemanahan di Kotagede, Ini Alasannya

16 Oktober 2023
Lebih dari 170 Peserta Negara ASEAN Ikuti Latihan Kebencanaan ARDEX 2023 di Bantul

Lebih dari 170 Peserta Negara ASEAN Ikuti Latihan Kebencanaan ARDEX 2023 di Bantul

4 Agustus 2023

Di depan Pasar Kotagede, peserta pawai dari 12 sanggar di Kota Yogyakarta selatan menampilkan tarian yang mengisahkan tokoh-tokoh sejarah penamaan kampung-kampung di Kotagede. Pembukaan pawai ditandai dengan pemukulan kenong oleh Penjabat Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo, bersama Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro.

Singgih, saat membuka Pawai Alegoris Harmony of Kotagede, mengatakan pemilihan lokasi di Kotagede sangat tepat karena Kotagede memiliki banyak destinasi wisata dan daya tarik wisata yang terkenal. Ia juga menambahkan bahwa narasi dan storytelling dalam pawai tersebut sangat mengesankan.

“Produk ekonomi kreatif di Kotagede, seperti kuliner kembangwaru, kipo, dan ukel, luar biasa. Saya berpesan agar produk wisata, termasuk destinasi dan cerita di baliknya, serta ekosistem seperti kuliner, dijaga dengan baik agar para wisatawan mengapresiasi dan membeli produk-produk tersebut,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.

Menurutnya, ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Singgih juga menyampaikan bahwa Pawai Alegoris ini merupakan bagian dari upaya untuk mempromosikan wilayah selatan Kota Yogyakarta, khususnya Kotagede.

“Saya berharap Kotagede, yang sudah menjadi destinasi wisata terkemuka, dapat menjaga ekosistemnya dengan baik dan masyarakat di seluruh kawasan Kotagede harus memiliki kesadaran wisata,” harapnya.

Pada penampilan pertama Pawai Alegoris, diceritakan perjalanan spiritual Danang Sutowijaya atau Penembahan Senopati saat babat alas atau hutan Mentaok yang menjadi cikal bakal Kerajaan Mataram Islam di kawasan Kotagede. Selain itu, tokoh Pangeran Jayaprana yang harus berpindah tempat dari Alas Mentaok dengan digendong Ki Ageng Pemanahan juga diperankan. Tempat kepindahan tersebut kini diberi nama Kampung Joyopranan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta serius dalam menggarap, memelihara, dan mempertahankan sektor pariwisata sebagai lokomotif yang kuat dan sehat untuk menarik wisatawan. Oleh karena itu, Pawai Alegoris akan terus diadakan dengan tema yang sesuai dengan potensi yang ada.

“Pawai Alegoris kali ini menampilkan beragam toponim yang berasal dari tokoh-tokoh legendaris yang bermukim di kampung-kampung di Kotagede dan sekitarnya, yang memiliki cerita unik yang dapat menarik perhatian wisatawan. Dengan alur cerita yang menawan, diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Kotagede akan terpesona,” jelasnya.

Pawai Alegoris juga menampilkan kisah tokoh Kyai Gedong yang berhubungan dengan nama Kampung Gedongan, Patih Mandaraka yang kediamannya kini disebut Kampung Darakan, Nyai Retno Dumilah terkait nama Kampung Pilahan, Raden Ronggo yang namanya diabadikan menjadi Kampung Prenggan, serta Pangeran Purbaya yang kediamannya dikenal sebagai Kampung Purbayan.

Pawai Alegoris Harmony of Kotagede disambut dengan antusias oleh masyarakat yang menonton di sepanjang Jalan Kemasan hingga Jalan Mondorakan. Bahkan, terlihat turis mancanegara ikut menyaksikan dan mengabadikan penampilan peserta Pawai Alegoris tersebut.

Share16SendTweet10
Previous Post

Subholding Upstream Pertamina Raih 5 Penghargaan dalam Annual Pertamina Quality Award 2023

Next Post

PSSI Berencana Terapkan VAR pada Pertengahan Liga 1 Musim 2023, Ini Kendal-kendala yang Menghantui

Next Post
PSSI Berencana Terapkan VAR pada Pertengahan Liga 1 Musim 2023, Ini Kendal-kendala yang Menghantui

PSSI Berencana Terapkan VAR pada Pertengahan Liga 1 Musim 2023, Ini Kendal-kendala yang Menghantui

Java Pop Festival akan Diselenggarakan di Jakarta, Catat Jadwalnya

Java Pop Festival akan Diselenggarakan di Jakarta, Catat Jadwalnya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025
Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

5 Desember 2025
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

5 Desember 2025
Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

5 Desember 2025

POPULAR

  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.