• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Menteri LHK : World Water Forum ke-10 akan Diselenggarakan di Bali Tahun 2023

by Riski Yanti
19 Januari 2023
Menteri LHK : World Water Forum ke-10 akan Diselenggarakan di Bali Tahun 2023
25
SHARES
154
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pertemuan internasional, World Water Forum yang ke-10 akan dilaksanakan di Bali, pada 18-24 Mei 2024 mendatang. World Water Forum sendiri merupakan forum lintas batas terbesar di dunia yang fokus dalam pembahasan dan penanganan masalah air yang diselenggarakan bersama oleh World Water Council dan Pemerintah Indonesia.

Pertemuan World Water Forum yang ke-10 menyediakan platform penting bagi semua pemangku kepentingan di sektor air dalam skala global, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA

ASDP Resmi Operasikan Layanan Kapal Express II di Merak–Bakauheni, Go-Live Perdana Berjalan Lancar

ASDP Resmi Operasikan Layanan Kapal Express II di Merak–Bakauheni, Go-Live Perdana Berjalan Lancar

2 Desember 2025
Bali Raih Penghargaan Daerah Peduli Perlindungan Konsumen 2025

Bali Raih Penghargaan Daerah Peduli Perlindungan Konsumen 2025

30 November 2025
Bangun Sinergi dan Perkuat Kolaborasi, ASDP Gelar Customer Gathering 2025 di Bali

Bangun Sinergi dan Perkuat Kolaborasi, ASDP Gelar Customer Gathering 2025 di Bali

24 November 2025

Hal ini merupakan tonggak besar kontribusi Indonesia terhadap upaya masyarakat global dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.

Sebagai rangkaian persiapan menjelang World Water Forum ke-10 nanti, Pemerintah Indonesia menggelar National Stakeholders Forum (NFS) yang ke-3 di Jakarta (19/01/2023).

Dua pertemuan sebelumnya telah dilaksanakan yang ditujukan kepada pemangku kepentingan nasional dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, kelompok masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan lain sebagainya.

Forum NFS yang ke-3 ini dihadiri oleh organisasi internasional, kedutaan besar negara lain di Indonesia, LSM, publik, serta media internasional. Pertemuan ini juga sebagai pemberitahuan formal kepada para stakeholders internasional terkait rencana event World Water Forum ke-10 dan sekaligus mengkonfirmasi tantangan-tantangan strategis mengenai pengelolaan air.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya hadir dan memberikan pidato kunci kepada para pemangku kepentingan. Dalam pidatonya, Menteri Siti menyampaikan bahwa pertemuan NFS ke-3 ini bertujuan untuk mensosialisasikan capaian dan tujuan World Water Forum ke-10, serta memobilisasi komitmen pemangku kepentingan dalam mensukseskan forum tersebut nanti.

Menteri Siti menerangkan bahwa, kehidupan makhluk hidup sangat bergantung pada keberadaan dan ketersediaan air.

“Biasanya pemukiman manusia selalu berusaha berada dekat dengan mata air, sungai, danau atau daerah yang air tanahnya mudah dijangkau. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya air yang cukup baik dari segi kuantitas maupun kualitas memegang peranan penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi suatu wilayah,” terang Menteri Siti.

Lebih lanjut, Menteri Siti mengungkapkan, agenda politik global seperti Megatrend 2045 menempatkan air pada posisi strategis dalam kerangka Food, Energy and Water (FEW), termasuk dalam kaitannya dengan bencana dan kesejahteraan.

Penyediaan air bersih dan sehat tidak hanya terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 6 yaitu air bersih dan sanitasi, tetapi juga terkait dengan poin nomor ke-17.

“Hal ini menjadi modalitas penting dalam perumusan kerangka kebijakan air yang menekankan bahwa penyediaan dan pengelolaan air tidak semata-mata persoalan teknis, tetapi terkait dengan prinsip hidrologi, biaya ekonomi, dan kelayakan,” ungkap Menteri Siti.

Sehubungan dengan itu, Menteri Siti menjelaskan bahwa pendekatan lanskap diterapkan dalam mengembangkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam, termasuk air yang sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan perbaikan dan pemulihan lingkungan.

“Implementasi Tata Kelola berbasis lansekap atau bentang alam dalam pengelolaan sumber daya air sangat penting, karena pendekatan ini mengutamakan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, ekonomi pembangunan dan kesejahteraan manusia, melalui integrasi kebijakan yang kuat dan komprehensif serta penegakan hukum,” jelas Menteri Siti.

Menteri Siti juga mengungkapkan bahwa dinamika diskusi dan negosiasi dalam berbagai pertemuan internasional terkait air, menekankan perlunya pendekatan lanskap dalam tata kelola air, yang dalam praktiknya menggunakan dua kerangka tata kelola utama, yaitu solusi berbasis alam, dan pendekatan berbasis ekosistem.

Pendekatan lanskap dalam pengelolaan air sangat dibutuhkan karena dikontrol secara ketat oleh aturan kartometrik, sehingga mampu mengidentifikasi elemen masyarakat sebagai subjek tata kelola dan merepresentasikan hubungan manusia-lanskap.

Dengan demikian, format tata kelola yang digagas benar-benar mencerminkan keharmonisan multi-kepentingan dan multi-atribut lanskap, yang tentunya sangat spesifik di setiap wilayah.

Menteri Siti mengharapkan dalam perjalanan menuju World Water Forum ke-10 tahun depan, perlu disiapkan berbagai event baik nasional maupun internasional yang mendorong peningkatan kualitas kebijakan nasional dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya air hingga skala tapak.

Melalui berbagai kegiatan tersebut dirinya berharap dapat terbangun konsep kerja terkait sumber daya air yang efektif, serta prinsip-prinsip tata kelola yang dapat dipahami dan diterapkan oleh aparatur pemerintah daerah dan aparatur di lapangan.

“World Water Forum 2024 harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita, sebagai perwujudan air untuk kemakmuran bersama dan pertumbuhan bersama,” pungkas Menteri Siti.

Share10SendTweet6
Previous Post

Suryawan Putra Hia Dianngkat jadi Dirut KAI Commuter yang Baru

Next Post

Sungai Kahayan Alami Ablasi Akibat Hujan Lebat, Ini yang Dilakukan BPBD Kota Palangkaraya

Next Post
Sungai Kahayan Alami Ablasi Akibat Hujan Lebat, Ini yang Dilakukan BPBD Kota Palangkaraya

Sungai Kahayan Alami Ablasi Akibat Hujan Lebat, Ini yang Dilakukan BPBD Kota Palangkaraya

Tahun Ini Diprediksi Alami Kemarau Panjang, BNPB Siapkan Strategi Pencegahan Karhutla

Tahun Ini Diprediksi Alami Kemarau Panjang, BNPB Siapkan Strategi Pencegahan Karhutla

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PKK Balikpapan Perkuat Kolaborasi Tekan Lonjakan Stunting Lewat Gebyar Karamunting

PKK Balikpapan Perkuat Kolaborasi Tekan Lonjakan Stunting Lewat Gebyar Karamunting

7 Desember 2025
Pemkab Kutai Timur Serahkan Motor Operasional dan Bankeudes untuk Perkuat Peran RT

Pemkab Kutai Timur Serahkan Motor Operasional dan Bankeudes untuk Perkuat Peran RT

6 Desember 2025
Pelindo Daya Sejahtera Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Tingkatkan Layanan Inklusif

Pelindo Daya Sejahtera Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Tingkatkan Layanan Inklusif

6 Desember 2025
Semarak Akhir Tahun ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Ragam Budaya Indonesia

Semarak Akhir Tahun ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Ragam Budaya Indonesia

6 Desember 2025
Perayaan Inklusivitas Warnai Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Surabaya

Perayaan Inklusivitas Warnai Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Surabaya

6 Desember 2025

POPULAR

  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Posko Bencana di Humbang Hasundutan Mulai Bergerak ke Pusat Bencana Sumut

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pembukaan Akses Darat Percepat Penanganan Darurat Bencana Sumatra Utara

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemulihan Jalur Medan Binjai, KA Srilelawangsa Kembali Beroperasi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.