• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Februari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

FKY 2022, Ajang Apresiasi dan Menjaga Budaya yang Ada di Yogyakarta

by SDGS Admin
13 September 2022
FKY 2022, Ajang Apresiasi dan Menjaga Budaya yang Ada di Yogyakarta
47
SHARES
296
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

YOGYAKARTA, Kabar SDGs – Festival Kebudayaan Yogyakarta 2022 (FKY 2022) resmi dimulai sebagai gelaran kebudayaan masyarakat di Yogyakarta. Pembukaan FKY 2022 dilaksanakan di Pedestrian Teras Malioboro 1, pada Senin, 12 September 2022.

Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Hilmar Farid, FKY memiliki pendekatan yang tepat sebagai platform yang mempertemukan berbagai unsur kebudayaan di Yogyakarta yang majemuk.

BACA JUGA

Susi Air Resmi Layani Penerbangan ke Karimunjawa

Susi Air Resmi Layani Penerbangan ke Karimunjawa

7 Juli 2025
Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

14 Mei 2025
KAI Group Catat Rekor di Yogyakarta Selama Angkutan Lebaran 2025

KAI Group Catat Rekor di Yogyakarta Selama Angkutan Lebaran 2025

9 April 2025

“FKY diharapkan dapat menjadi contoh bagi banyak tempat untuk merayakan keberagaman,” ujarnya secara daring yang dikutip dari siaran tertulisnya.

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menerangkan, bangsa yang memiliki strategi kebudayaan, berarti juga memiliki pembimbing dalam gerak proses modernisasi dan pembangunan. Sehingga, mampu menjaga dan memperkuat kepribadian nasional dan kontinuitas kebudayaan, sehingga Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) menjadi ajang merayakan keberdayaan warga masyarakat dalam mengapresiasi serta menjaga budaya.

“FKY sudah seharusnya tidak dijadikan agenda rutin tahunan semata. Tetapi, kesinambungan kualitatif festival ini harus selalu ditingkatkan gayutnya dengan perluasan berbagai dimensinya,” ujarnya saat hadir langsung dalam acara tersebut.

Sri Sultan melanjutkan, dengan begitu FFKY akan memiliki greget bagi pengembangan seni dan budaya, maujud dalam pencapaian karya budaya yang apresiatif, berbekal dua kata kunci yakni inovasi dan kreasi.

Menurutnya, inovasi dan kreasi menjadi kunci penciptaan gagasan dan beradaptasi dengan masa depan. Agar nilai budaya bisa terus disegarkan maknanya agar tidak tersingkir dengan modernitas dan kadaluarsa.

“Saya berharap dengan tema ‘Merekah Ruah’, FKY memberikan dampak luas dan multiplier effect yang jauh lebih luas kepada masyarakat DIY,” terang Sri Sultan.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan, tahun 2022 gelaran FKY melibatkan seluruh Kabupaten dan Kota di DIY, terutama Kulon Progo dan Gunungkidul.

“Berbagai kebudayaan yang direkam tahun ini menjadi gambaran atas keberdayaan warga Yogyakarta dalam mengelola air dan tanah, baik secara harfiah maupun simbolis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui berbagai program dan pendekatan bentuk festival yang tersebar dan hybrid, dampak dan jangkauan pencatatan pada tahun 2021 dapat diperluas lagi di tahun ini sehingga ekspresi maupun apresiasi budaya dapat muncul dari individu, kelompok atau komunitas di DIY lebih beragam.

“Menciptakan kolaborasi antarkabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kerja pelaksanaannya (FKY) adalah hal yang perlu kita tekankan,” pungkasnya.

Share19SendTweet12
Previous Post

Presiden Jokowi Pertimbangkan Beli Minyak dari Rusia

Next Post

Mayoritas Pembangkit Listrik PLN Menggunakan Sistem Digital

Next Post
Mayoritas Pembangkit Listrik PLN Menggunakan Sistem Digital

Mayoritas Pembangkit Listrik PLN Menggunakan Sistem Digital

YPA-MDR dan DSA Gilangharjo Luncurkan Destinasi Eduwisata Pembatik Cilik Pandak untuk Pelestarian Budaya

YPA-MDR dan DSA Gilangharjo Luncurkan Destinasi Eduwisata Pembatik Cilik Pandak untuk Pelestarian Budaya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Badung Perkuat Gerakan Bersih Pantai di Kedonganan

Badung Perkuat Gerakan Bersih Pantai di Kedonganan

10 Februari 2026
Aston Mojokerto Hadirkan Kuliner Korea

Aston Mojokerto Hadirkan Kuliner Korea

10 Februari 2026
Pariwisata Indonesia Ramaikan Pameran di OTM Mumbai

Pariwisata Indonesia Ramaikan Pameran di OTM Mumbai

10 Februari 2026
Health In Motion 2026 Perluas Akses Layanan Kesehatan di Balikpapan

Health In Motion 2026 Perluas Akses Layanan Kesehatan di Balikpapan

10 Februari 2026
Populasi Badak Jawa Bertambah Terekam Induk dan Anakan di Ujung Kulon

Populasi Badak Jawa Bertambah Terekam Induk dan Anakan di Ujung Kulon

10 Februari 2026

POPULAR

  • BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Honda Jazz 2026 Muncul Kembali di Tengah Tekanan Mobil Listrik

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Inovator Karawang Ciptakan Aplikasi Chat Tanpa Internet Nusa Mesh

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    93 shares
    Share 37 Tweet 23

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.