• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kemenhub Targetkan Angka Kecelakaan di Pelintasan Sebidang Turun

by Riski Yanti
7 Juli 2022
Kemenhub Targetkan Angka Kecelakaan di Pelintasan Sebidang Turun
19
SHARES
118
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Kemenhub berkomitmen menurunkan angka kecelakaan di pelintasan sebidang. Banyak pelintasan sudah ditutup bahkan dibuat tidak sebidang.

Dirjen Perkeretaapian kemenhub Zulfikri menjelaskan, pihaknya berupaya memaksimalkan faktor keselamatan dalam perjalanan kereta api.

BACA JUGA

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

19 Oktober 2026
Kemenhub Terus Melakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla

19 Oktober 2026
Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

19 Oktober 2026

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan di sektor perkeretaapian dan meminimalkan korban hingga 0 (nol) jiwa secara berturut-turut dari 2020 hingga 2022,” klaim Zulfikri, salam RDP bersama DPR Komisi V, Rabu (6/7).

Pernyataan Zulfikri sejalan dengan dengan penurunan angka kejadian kecelakaan kereta api yang ditekan hingga 3 (tiga) kejadian pada tahun 2022, menurut dari sebelumnya 13 kejadian pada tahun 2021 dan 18 kejadian pada tahun 2020.

“Khusus untuk penanganan perlintasan sebidang, kami berkolaborasi dan mengajak seluruh stakeholder dan Pemerintah Daerah untuk berpartisipasi aktif sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjut Zulfikri.

Ketepatan Waktu Kereta Api belum Optimal

Perjalanan kereta api menjadi sangat spesial karena memiliki jalur khusus yang tidak dapat digunakan oleh kendaraan lain. Namun sayangnya, angka ketepatan waktu perjalanan masih belum optimal.

Banyak faktor yang menghambat kelancaran perjalanan kereta api, salah satunya hambatan dipelintasan sebidang. Sehingga On Time Performance (OTP) hanya kurang dari 90 persen.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menjelaskan, OTP perjalanan kereta api tahun ini hanya 89 persen. Angka yang belum mencapai sempurna, namun lebih baik dsri 2019 sekitar 67 persen.

Peningkatan OTP ini sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh DJKA yang mencakup pembangunan jalur ganda KA, peningkatan jalur dan fasilitas operasi existing, pengurangan kepadatan dan intensitas persilangan lalu lintas, serta pengawasan realisasi Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA).

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pihak dan operator yang telah bersinergi dalam mewujudkan peningkatan OTP ini,” tutur Zulfikri.

Zulfikri menjabarkan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam membangun sektor perkeretaapian.

Menurut Zulfikri, tantangan yang sering muncul adalah terkait penguasaan teknologi, ketergantungan terhadap produk luar negeri, implementasi regulasi terbaru, permasalahan lahan, pendanaan/pembiayaan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) perkeretaapian, hingga ketergantungan terhadap PSO/Subsidi.

“Kami juga terus mengupayakan integrasi antarmoda untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan kereta api,” tutup Zulfikri.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kemenhub Prioritaskan Bangun Infrastruktur Kereta Api Tanpa APBN

Next Post

Wujudkan Kota Berkelanjutan, Gubernur Anies Inisiasi Pembangunan Interkoneksi Bawah Tanah

Next Post
Wujudkan Kota Berkelanjutan, Gubernur Anies Inisiasi Pembangunan Interkoneksi Bawah Tanah

Wujudkan Kota Berkelanjutan, Gubernur Anies Inisiasi Pembangunan Interkoneksi Bawah Tanah

6 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Seram Bagian Barat

6 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Seram Bagian Barat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

23 Oktober 2026
Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

23 Oktober 2026
Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

23 Oktober 2026
Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

23 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3903 shares
    Share 1561 Tweet 976
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3939 shares
    Share 1576 Tweet 985
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4001 shares
    Share 1600 Tweet 1000
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3964 shares
    Share 1586 Tweet 991
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3354 shares
    Share 1342 Tweet 839

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.