• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

PT Diminta Kembangkan Start-up Digital Berbasis Teknologi

by Editor
16 Februari 2021
PT Diminta Kembangkan Start-up Digital Berbasis Teknologi

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam saat memberikan keterangan pers secara virtual terkait Program Bangkit, Senin (15/2/2021). Foto: Humas Kemendikbud

19
SHARES
118
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGS — Sedikitnya 3.000 mahasiswa dari 500 perguruan tinggi di seluruh Indonesia terdaftar untuk mengikuti Program Bangkit — program akademi karir teknis yang didesain melalui kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka.

Dari jumlah tersebut, para pendaftar menempuh proses seleksi yang ketat hingga akhirnya didapat 3.000 mahasiswa terpilih yang berkesempatan untuk mengikuti program. Dari para pendaftar, 30% di antaranya adalah perempuan dan sekitar 29% berasal dari latar belakang non CS/IT.

BACA JUGA

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

16 Juli 2026
Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

17 Juni 2026
Polibatam Kembangkan Teknologi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT

Polibatam Kembangkan Teknologi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT

4 Juni 2026

“Di ujung program, bagi peserta terbaik akan mendapat pelatihan dari Stanford University melalui program khusus yang kita siapkan. Program Bangkit bekerja sama dengan 15 universitas mitra,” Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, Nizam di sela-sela peluncuran program melalui daring, di Jakarta (15/2/2021).

Menurutnya, mulai bulan Februari 2021, para mahasiswa terpilih akan mengikuti pembelajaran online selama 18 minggu. Kemudian di akhir semester, akan dipilih 15 tim proyek akhir untuk pengembangan lebih lanjut termasuk hibah inkubasi dan dukungan dari perguruan tinggi yang menjadi mitra program ini.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini dan ikuti program sampai selesai. Yang penting bukan hanya sekadar dapat sertifikatnya tapi kompetensi yang adik-adik peroleh selama mengikuti program ini,” ujar Nizam.

Nizam mengajak semua pihak untuk melakukan akselerasi agar start-up digital dari dalam negeri yang berbasis teknologi dan inovasi dari perguruan tinggi terus tumbuh dan berkembang.

Di samping kurikulum machine learning, kata dia, Program Bangkit juga akan menawarkan dua topik pembelajaran lainnya agar mahasiswa siap berkarir di bidang teknologi. Kedua topik tersebut adalah pemrograman dengan pengembangan android dan dasar-dasar Cloud yang berfokus pada Google Cloud Platform.

“Peserta yang menyelesaikan program akan mendapat tambahan hingga 20 angka kredit semester, sesuai dengan ketentuan universitas masing-masing,” ungkap Nizam.

Setelah menyelesaikan program, peserta akan diundang ke virtual career fair, di mana mereka akan mendapatkan akses peluang kerja eksklusif ke perusahaan terkemuka di Indonesia.

Head of Developers Training, Economic Impact Programs, ‎Google, William Florance, mengemukakan tahun ini Bangkit melakukan penyempurnaan program dalam mendukung cita-cita Kemendikbud menciptakan sistem pendidikan di perguruan tinggi yang lebih inovatif. “Kami dengan antusias memperkenalkan University Innovation Fellows Programme (UIF/ UIFP) di bawah payung Bangkit,” tuturnya.

UIF diselenggarakan oleh Sekolah Desain Stanford University yang terletak di Bay Area, California. Tujuannya, untuk memberdayakan siswa menjadi agen perubahan di sekolah mereka masing-masing. William mengatakan bahwa ini adalah komunitas global yang memastikan semua siswa punya sikap, skills, dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menavigasikan dunia yang kompleks.

Program ini, lanjutnya, akan membantu siswa membentuk mindset kewirausahaan dan kepercayaan diri kreatif untuk menghadapi tantangan-tantangan global dan membangun masa depan lebih baik. Jadi, mahasiswa yang sudah menyelesaikan Program Bangkit, layak untuk dinominiasikan mengikuti program UIF.

“Keputusan siapa yang jadi UIF ada di bawah wewenang Stanford, bukan di kami. Yang kami lakukan adalah mengundang 15 kampus yang menjadi partner kami, untuk mendaftarkan paling banyak empat fellows. Pada akhir 2021, kita seharusnya saya prediksi ada kira-kira 60 fellows yang ikut UIF,” ujarnya.

Salah satu lulusan program Bangkit, Tia Dwi Setiani. Tia awalnya tidak memahami progamming atau machine learning. Sekarang, dia bisa mentransformasikan dirinya menjadi developer profesional TensorFlow yang bersertifikat. Ibu dua anak ini sekarang menjadi developer kurikulum.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pemerintah Prioritaskan FBK Disabilitas dan Daerah 3T

Next Post

Tim Gabungan Masih Cari 10 Warga Korban Longsor Nganjuk

Next Post
16 Warga Nganjuk Dalam Pencarian Pascalongsor

Tim Gabungan Masih Cari 10 Warga Korban Longsor Nganjuk

Pemerintah Anggarkan Rp 3,5 Triliun untuk Pernikahan ‘Link and Match’

Dirjen Diksi: Program D-3 Ditingkatkan Jadi Sarjana Terapan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KSOP Gresik Dan PWI Perkuat Silaturahmi Lewat Mini Soccer

KSOP Gresik Dan PWI Perkuat Silaturahmi Lewat Mini Soccer

16 Agustus 2026
ASTON Inn Jemursari Tawarkan Merdeka Deals

ASTON Inn Jemursari Tawarkan Merdeka Deals

16 Agustus 2026
Unila Dorong Budidaya Jamur Berbasis Teknologi

Unila Dorong Budidaya Jamur Berbasis Teknologi

16 Agustus 2026
DPRD Jatim Dukung Kendaraan Listrik

DPRD Jatim Dukung Kendaraan Listrik

16 Agustus 2026
Vega Hotel Pererat Hubungan dengan Mitra Bisnis

Vega Hotel Pererat Hubungan dengan Mitra Bisnis

15 Agustus 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1742 shares
    Share 697 Tweet 436
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1771 shares
    Share 708 Tweet 443
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1803 shares
    Share 721 Tweet 451
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2053 shares
    Share 821 Tweet 513

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.