• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

BMKG: Sulbar Daerah Aktif Deformasi Sebabkan Gempa

by Editor
2 Februari 2021
BMKG: Sulbar Daerah Aktif Deformasi Sebabkan Gempa

Sejumlah bangunan di Sulawesi Barat hancur akbat gempa berkekuatan M6,2, yang terjadi beberapa waktu lalu. Foto: Humas BNPB

30
SHARES
188
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi berulang dengan periode waktu berbeda yang terjadi Mamuju dan Majene Provinis Sulawesi Barat bukanlah fenomena aneh. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya sering terjasi gempa. Sebab, keduanya termasuk daerah aktif gempa.

“Terjadinya gempa merusak di Majene bukan hal aneh. Secara tektonik, wilayah pesisir dan lepas pantai Sulawesi Barat terletak di zona jalur lipatan dan sesar atau fold and thrust belt,” ujar Daryono, dalam siaran pers yang diterima KabarSDGs, Selasa (2/2/2020).

BACA JUGA

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Awal Februari

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Awal Februari

1 Februari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP, BMKG dan Forkopimda Gelar Rakor Kelancaran Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP, BMKG dan Forkopimda Gelar Rakor Kelancaran Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

4 April 2025
Cuaca Ekstrem, ASDP Tingkatkan Kewaspadaan dan Penumpang Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Cuaca Ekstrem, ASDP Tingkatkan Kewaspadaan dan Penumpang Diimbau Atur Waktu Perjalanan

17 Maret 2024

Secara khusus, wilayah Majene dan Mamuju pernah terdampak gempa secara berulang dengan periode waktu berbeda. Daryono mengatakan fenomena gempa di wilayah itu tercatat sejak 1967.

Historis gempa merusak dan pernah terjadi tsunami, antara lain gempa Majene M6,3 pada 1967, kemudian 23 Februari 1969 dengan magnitude 6,9. Dua kejadian ini memicu terjadinya tsunami. Total lebih dari 100 warga meninggal dunia pada dua peristiwa tersebut.

Selanjutnya gempa Mamuju M5,8 pada 6 September 1972, gempa Mamuju M6,7 pada 8 Januari 1984, dan kejadian sebelum kejadian kemarin yaitu pada 7 November 2020, Rangkaian gempa ini bersifat merusak.

Lalu, gempa Majene yang terjadi pada dua hari berurutan yaitu 14 Januari 2021 dengan M5,9 dan 15 Januari 2021 dengan M6,2.

Ahli geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Benyamin Sapiie menyampaikan daerah Majene dan Mamuju merupakan daerah aktif deformasi berupa lipatan anjakan, yang melibatkan batuan dasar dan memperlihatkan keaktifan gempa tinggi.

“Gempa Mamuju yang terjadi juga diakibatkan oleh aktivitas sesar naik pada zona fold-thrust-belt di bawah permukaan yang melibatkan batuan dasar, yang merupakan bagian dari zona FTB Sulawesi Barat,” tambah Sapiie.

Pascagempa M6,2 BMKG mencatat hingga Senin, 1 Februari 2021, telah terjadi 39 kali gempa susulan. “Total jumlah gempa sejak terjadi gempa pembuka tercatat 48 kali dengan gempa dirasakan sebanyak 10 kali,” ujar Daryono.

Sementara itu, dilihat dari sisi kerusakan bangunan, gempa awal tahun ini sangat merusak. Namun demikian tampak titik-titik kerusakan tersebar tidak merata.

Analisis kerusakan pada bangunan tampak ada kerusakan, seperti pada area sambungan balok kolom dan dilatasi. Dilatasi merupakan sambungan atau pemisahan pada bangunan, yang berfungsi menghindari terjadinya keretakan atau putusnya sistem struktur bangunan apabila terjadi beban pada bangunan.

Menurut Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB Iswandi Imran, faktor kerusakan bangunan tertentu dipengaruhi acuan terhadap building code yang mengacu pada SNI 2002 atau sebelumnya. Ia mengatakan, seismic detailing yang terpasang kemungkinan besar tidak memadai untuk zona gempa tinggi.

Share12SendTweet8
Previous Post

Kemendikbud Luncurkan Program Sekolah Penggerak

Next Post

BI Lanjutkan Stimulus Dukung PEN 2021

Next Post
BI Lanjutkan Stimulus Dukung PEN 2021

BI Lanjutkan Stimulus Dukung PEN 2021

Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia

Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Booth Loko Café dan Kuliner Kereta di BNI wondrX 2026 ICE BSD City Ramai Dikunjungi

Booth Loko Café dan Kuliner Kereta di BNI wondrX 2026 ICE BSD City Ramai Dikunjungi

24 Agustus 2026
IKN Perkuat Konsep Kota Masa Depan dengan Pembangunan Puluhan Embung

IKN Perkuat Konsep Kota Masa Depan dengan Pembangunan Puluhan Embung

24 Agustus 2026
Trakindo Kembangkan Caterpillar untuk Biodiesel B50

Trakindo Kembangkan Caterpillar untuk Biodiesel B50

24 Agustus 2026
Gerak Jalan Merah Putih Mojokerto Diikuti Hingga 120 Regu

Gerak Jalan Merah Putih Mojokerto Diikuti Hingga 120 Regu

23 Agustus 2026
Kementerian PU tangani 1.229 Lokasi Kekeringan, 41 Ribu Hektare Sawah dan 616 Ribu Jiwa

Kementerian PU tangani 1.229 Lokasi Kekeringan, 41 Ribu Hektare Sawah dan 616 Ribu Jiwa

23 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2277 shares
    Share 911 Tweet 569
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1963 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2021 shares
    Share 808 Tweet 505
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1969 shares
    Share 788 Tweet 492
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1978 shares
    Share 791 Tweet 495

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.