• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

UNICEF: Ketersediaan Air Bersih Dunia Mengkhawatirkan

by Editor
23 November 2020
UNICEF: Ketersediaan Air Bersih Dunia Mengkhawatirkan

Preeta Prabhkaran -- Water, Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia. Foto: KabarSDGs | Yaumal Hutasuhut

287
SHARES
1.8k
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – United Nations Children’s Fund (UNICEF) menyebut, ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak di dunia semakin mengkhawatirkan. Diperkirakan target keenam dari Sustainable Development Goals (SDGs) ini berpotensi tidak tercapai pada 2040.

Water, Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia Preeta Prabhkaran mengungkapkan, berdasarkan data statistik global, sekitar 1 miliar lebih penduduk dunia belum mampu mengakses air bersih dan sanitasi yang layak hingga saat ini.

BACA JUGA

Air Bersih Disalurkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

Air Bersih Disalurkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

26 Agustus 2026
Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

24 Agustus 2026
CitraLand Ungkap Sumber Air untuk Area Hijau

CitraLand Ungkap Sumber Air untuk Area Hijau

14 Agustus 2026

“Jika kita melihat kemajuan SDGs ke-6 ini, pencapaian ternyata sangat lambat. Jika hal ini terus berjalan selambat ini, mayoritas negara di dunia tidak akan berhasil mencapai sanitasi dan kebersihan yang sesuai target yang diinginkan,” jelas Preeta lewat video konferensi pers, Senin (23/11/2020).

Preeta menjelaskan, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, di antaranya peningkatan kebutuhan air bersih untuk industri pertanian, serta penggunaan domestik karena peningkatan populasi penduduk dunia.

Peningkatan kebutuhan ini, kata Prita, tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah sumber air, yang terjadinya mala sebaliknya.

“Penggunaan air meningkat, membuat sumber air banyak berkurang dan akhirnya banyak masyarakat yang tidak bisa mengakses air bersih,” jelas Preeta.

Karena hal tersebut membuat sumber air banyak terkontaminasi polusi, serta mendorong terjadi kehancuran ekosistem.

“Jadi perubahan iklim tidak hanya mempengaruhi kualitas alam namun juga kualitas dari air yang ada,” ujar Preeta.

Sebagai solusinya, negara-negara di dunia harus memperbaiki tata kelolanya, dengan berkoordinasi bersama semua lembaga terkait, lewat pendekatan yang terintegrasi untuk pengelolaan sumber daya air. Kedua meningkatkan jumlah pendanaan penyediaannya. Selain itu, komitmen politik juga harus diperkuat, untuk mengatasi korupsi air yang terjadi.

“Ini sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan,” kata Preeta.

Share115SendTweet72
Previous Post

Pemerintah-Unilever Kolaborasi Wujudkan SDGs

Next Post

Presiden Minta Cuti Akhir Tahun Dikurangi

Next Post
Presiden Jokowi Kecam Pernyataan Presiden Prancis

Presiden Minta Cuti Akhir Tahun Dikurangi

Kemendikbud Luncurkan Sentral Pasar Digital Batik ‘Kuklik Batik’

Kemendikbud Buka Seleksi PPPK bagi Guru Honorer

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

21 September 2026

Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

21 September 2026
Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

21 September 2026
Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

21 September 2026
Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

21 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2886 shares
    Share 1154 Tweet 722
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3210 shares
    Share 1284 Tweet 803
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2898 shares
    Share 1159 Tweet 725
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2886 shares
    Share 1154 Tweet 722
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2852 shares
    Share 1141 Tweet 713

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.