• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
28 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Hasto: Kesulitan Pangan Hambat Program BKKBN

by Editor
9 November 2020
Hasto: Kesulitan Pangan Hambat Program BKKBN

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam tangkapan layar webninar, Senin (9/11/2020). Foto: KabarSDGs|Yaumal Hutasuhut

25
SHARES
159
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Hasto: Kesulitan Pangan Hambat Program BKKBN

JAKARTA, KabarSGDs – Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebut komoditi makanan menyumbangkan 73,86 persen garis kemiskinan dibandingkan komoditi bukan makanan di Tanah Air.

BACA JUGA

Ancaman Krisis Pangan, SCI Ingatkan Logistik dalam UU Pangan

Ancaman Krisis Pangan, SCI Ingatkan Logistik dalam UU Pangan

21 Februari 2024
TNI AL di Ambon dan BKKBN Maluku Berkolaborasi untuk Menurunkan Angka Stunting

TNI AL di Ambon dan BKKBN Maluku Berkolaborasi untuk Menurunkan Angka Stunting

19 Juli 2023
Cegah Stunting, Kementerian PPPA dan BKKBN Resmikan Desa Ramah Perempuan dan Peduli anak

Cegah Stunting, Kementerian PPPA dan BKKBN Resmikan Desa Ramah Perempuan dan Peduli anak

12 April 2022

“Merujuk pada data Kementerian Pertanian pada 2019, terdapat 77 kabupaten di Tanah Air dengan predikat rentan dan indeks ketahanan pangan rendah. Keseluruhan wilayah itu tersebar di sejumlah provinsi di antaranya Papua, Papua Barat, Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan,” kata Hasto di Jakarta, Senin (9/11/2020).

Berdasarkan data tersebut, Hasto mengakui sulit bagi BKKBN mewujudkan keluarga berkualitas, jika ketersediaan pangan masih sulit untuk

dijangkau masyarakat.

“Karena itu, ketika ada kemandirian pangan, tidak tergantung pada daerah lain, sangat menguntungkan keberhasilan BKKBN, terutama untuk

menurunkan stunting dan juga keluarga berencana yang berkualitas.” jelas Hasto.

Sementara itu, Kementerian Pertanian, pihak bertanggung jawab terhadap ketersediaan pangan menyebutkan, 11 komoditi pangan seperti beras, jagung,

bawang merah bawang putih, dan cabai, aman hingga akhir 2020.

“Artinya 11 komoditi dasar ini sudah kami siapkan dan Insya Allah bisa terjamin 2020, kita lewati. Tapi kami hanya mempersiapkan sampai dua tahun, karena menghadapi pandemi ini sampai dua tahun,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Syahrul menyampaikan, saat ini pihaknya memiliki sejumlah program/kegiatan guna meningkatan ketahanan pangan, di antaranya

pengembangan kapasitas produksi pertanian, diverifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, dan pengembangan pertanian

modern.

Di samping itu, untuk mengatasi stunting, Kementerian Pertanian, telah menanam padi Inpari IR Nutrizinc di lahan seluas 50 ribu Ha. Jenis padi ini hasil

varietas unggul baru (VUB), dengan gizi zinc 6 persen lebih tinggi daripada varietas padi Ciherang.

Varietas padi itu ditanam di sembilan provinsi, Riau seluas 212 ha, Lampung seluas 1.600 ha, Jawa Barat seluas 2.500 ha, Jawa Tengah seluas 2.378 ha,

Kalimantan Barat seluas 960 ha , Nusa Tenggara Barat seluas 1.300 ha, Gorontalo seluas 400 ha, Maluku seluas 450 ha dan Papua seluas 200 ha.

Share10SendTweet6
Previous Post

BNPB Dukung Wisata Aman Bencana Labuan Bajo

Next Post

Survei: 40% Publik Tolak Vaksin Covid-19

Next Post
Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Sebelum Digunakan

Survei: 40% Publik Tolak Vaksin Covid-19

Airlangga Klaim Pemulihan Ekonomi Nasional Sesuai Jalur

Airlangga Klaim Pemulihan Ekonomi Nasional Sesuai Jalur

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Sterilisasi Pelabuhan Resmi Diterapkan

Sterilisasi Pelabuhan Resmi Diterapkan

27 Agustus 2026
Ditjen Intram dan JICA Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek

Ditjen Intram dan JICA Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek

27 Agustus 2026
Ditjen Hubdat Dukung Konektivitas di Wilayah Penyangga Ibu Kota Nusantara

Ditjen Hubdat Dukung Konektivitas di Wilayah Penyangga Ibu Kota Nusantara

27 Agustus 2026
Buleleng Festival 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp3 Miliar

Buleleng Festival 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp3 Miliar

27 Agustus 2026
Gerakan Langit Biru Indonesia Dorong Kepedulian Lingkungan

Gerakan Langit Biru Indonesia Dorong Kepedulian Lingkungan

27 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2386 shares
    Share 954 Tweet 597
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2071 shares
    Share 828 Tweet 518
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2078 shares
    Share 831 Tweet 520
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2090 shares
    Share 836 Tweet 523
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2128 shares
    Share 851 Tweet 532

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.