• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Rencana Merger INKA – KAI Dinilai Tidak Tepat

by Riski Yanti
29 Oktober 2020
Rencana Merger INKA – KAI Dinilai Tidak Tepat
51
SHARES
319
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir berencana melakukan merger atas dua BUMN yakni PT Industri Kereta Api (INKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pihaknya kini sedang mengkaji dalam rencana tersebut, namun mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Salah satunya anggota Komisi VI DPR-RI Mufti Anam yang meminta agar rencana akuisisi PT PT INKA ke PT KAI dikaji ulang. Selain itu Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menolak tegas rencana tersebut

BACA JUGA

Petugas Pengisian Air, Pahlawan Tidak Terlihat yang menjaga Ketersedian Air di Kereta

Petugas Pengisian Air, Pahlawan Tidak Terlihat yang menjaga Ketersedian Air di Kereta

20 Juli 2026
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

Evakuasi Sarana Krl Masih Berlangsung di Bekasi Timur

29 April 2026
Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

28 April 2026

Agus memihta agar rencana merger tidak dilaksanakan. Pemerintah baiknya mengkaji ulang rencana tersebut secara matang.

“Lakukan studi yang cermat dan laksanakan kajian secara mendalam. Tapi untuk studinya ya  pilih lembaga yang kompeten,” kata Agus Pambagyo, di Jakarta, Kamis (29/10).

Menurutnya kedua perusahaan negara tersebut bisa hancur jika diakuisisi. Saat PT KAI dipimpin oleh Ignatius Jonan (Menteri Perhubungan 2014-2016), perusahaan tersebut cukup apik dan bertumbuh baik. Sementara sekarang, ujar dia, kinerja perusahaan satu-satunya di Indonesia tersebut merosot bahkan kembang kempis.

“Karena disuruh ngurus yang lain -lain yang tidak ada urusannya dengan PT KAI. Sekarang kan PT KAI disuruh ngurus LRT, ngurus KCIC,hingga kondisinya sekarang turun  lagi,” ujar dia.

Agus mengatakan, pemerintahan sekarang memang rajin  melakukan merger perusahaan negara yang pada akhirnya kinerjanya juga masih belum teruji. Sebelumnya holding pertambangan, migas dan BUMN Farmasi. Langkah ini nampaknya di periode pemerintah sekarang meniru perusahaan Singapura Temasek dan Khasanah Malaysia yang memiliki kondisi dan situasinya berbeda.

“Saya melihat dalam melakukan merger ini pemerintah kurang melalui studi dan kajian yang mendalam,” papar dia.

Dia mendengar yang melakukan kajian dan studi terkait merger perusahaan BUMN ini adalah Bahana dan Danareksa Securitas yang notabene adalah perusahaan keuangan. Baiknya, kata dia sebelum melakukan kajian tunjuk lembaga studi yang bagus dan memiliki kapabilitas teruji. Sehingga lembaga tersebut  bisa melakukan kajian yang visibel sesuai tuntutan .

“Sekarang kinerja PT INKA lagi moncer, karena pemasarannya pak Budi Noviantoro itu bagus. Disatu pihak PT  KAI lagi turun, jadi kalau dimerger  pasti hancur dua duanya. Maka itu saya gak setuju,”tegas dia.

Terpisah pengamat transportasi dari MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Djoko Setiowarno mengatakan, PT INKA saat ini sedang mengalami perkembangan yang cukup bagus. Inovasi dan kreatifitas pengembangan usahanya sudah mulai menampakkan hasil. Diberi kepercayaan negara lain untuk memproduksi kereta dan lokomotif.

“Hasil sinergi dengan beberapa BUMN, dapat kepercayaan untuk membangun jaringan kereta beserta sarananya yang menghubungkan beberapa negara di Afrika,” kata dia.

Inovasi produksi bus listrik juga dapat dimanfaatkan oleh Ditjenhubdat, Kemenhub dalam mengembangkan program transportasi umum di daerah dengan skema Buy the Service.

Sikap tidak setuju juga dikemukakan Pengamat Transportasi dan mantan wartawan transportasi MS Hendrowijono. Menurutnya rencana tersebut tidak tepat walau tujuan yang ingin dicapai dianggap benar.

“Mungkin tujuannya benar tetapi menurut saya tidak tepat. Masak manufacture digabung dengan operator,” kata Hendrowijono.

Karena itu pula, Hendrowijono yang semasa jadi wartawan banyak meliput perkeretaapian Indonesia mengaku dirinya setuju dengan pernyataan anggota Komisi VI DPR-RI Mufti Anam yang meminta agar rencana akuisisi PT PT INKA ke PT KAI dikaji ulang.

“Oh ya, saya  setuju pernyataan pak Anam sebagai Anggota DPR RI Komisi VI, yang meminta agar  rencana akusisi INKA ke KAI dikaji ulang,” katanya.

Saat ini INKA punya pabrik baru, fix cost tinggi, butuh proyek, dan disisi lain pasar domestik hanya dari KAI dalam tiga tahun terakhir. Menurutnya merger baru bisa dilakukan lima tahun kedepan saat semua kereta KAI baru.

“Tetapi apakah INKA harus ditutup. Oleh karena itu dia  mendesak perlu penetrasi ke pasar global dan itu harus diraih. Kalau tidak ada proyek, akusisi INKA akan membebani keuangan KAI yang lagi terdampak pandemi covid-19,” paparnya.

Dia khawatir jika INKA jadi anak perusahaan, pemerintah Congo akan balik kanan dan memilih China atau Turki sebagai gantinya.

“Kalau ini terjadi celaka dua belas. Megaproyek batal, INKA masuk KAI tanpa proyek, yang terjadi KAI ambruk,” jelas dia.

Share20SendTweet13
Previous Post

Ida Fauziyah Terpilih Jadi Ketua Menaker se-ASEAN

Next Post

33.429 Jamaah Indonesia Gagal Umrah

Next Post
33.429 Jamaah Indonesia Gagal Umrah

33.429 Jamaah Indonesia Gagal Umrah

Menag: Kebebasan Berpendapat Jangan Kebablasan

Menag: Kebebasan Berpendapat Jangan Kebablasan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gelar Roadster Rescue Competition 2026 Jasa Marga Tingkatkan Kompetensi Petugas Penanganan Darurat

Gelar Roadster Rescue Competition 2026 Jasa Marga Tingkatkan Kompetensi Petugas Penanganan Darurat

11 Agustus 2026
Obligasi PT Marga Lingkar Jakarta Kembali Raih Peringkat idAAA dari PEFINDO

Obligasi PT Marga Lingkar Jakarta Kembali Raih Peringkat idAAA dari PEFINDO

11 Agustus 2026
Dapur Alfamart Hadirkan Aktivitas Seru di Bandar Lampung

Gresik Jadi Tuan Rumah Raka Raki 2026

11 Agustus 2026
Kementerian PU Distribusikan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banjar

Kementerian PU Distribusikan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banjar

11 Agustus 2026
Dapur Alfamart Hadirkan Aktivitas Seru di Bandar Lampung

Dapur Alfamart Hadirkan Aktivitas Seru di Bandar Lampung

11 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1591 shares
    Share 636 Tweet 398
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1593 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1623 shares
    Share 649 Tweet 406
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1872 shares
    Share 749 Tweet 468
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1572 shares
    Share 629 Tweet 393

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.