• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Rencana Merger INKA – KAI Dinilai Tidak Tepat

by Riski Yanti
29 Oktober 2020
Rencana Merger INKA – KAI Dinilai Tidak Tepat
52
SHARES
324
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir berencana melakukan merger atas dua BUMN yakni PT Industri Kereta Api (INKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pihaknya kini sedang mengkaji dalam rencana tersebut, namun mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Salah satunya anggota Komisi VI DPR-RI Mufti Anam yang meminta agar rencana akuisisi PT PT INKA ke PT KAI dikaji ulang. Selain itu Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menolak tegas rencana tersebut

BACA JUGA

KAI Siapkan 76 Perjalanan Saat Libur Panjang

KAI Siapkan 76 Perjalanan Saat Libur Panjang

14 Agustus 2026
Petugas Pengisian Air, Pahlawan Tidak Terlihat yang menjaga Ketersedian Air di Kereta

Petugas Pengisian Air, Pahlawan Tidak Terlihat yang menjaga Ketersedian Air di Kereta

20 Juli 2026
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

Evakuasi Sarana Krl Masih Berlangsung di Bekasi Timur

29 April 2026

Agus memihta agar rencana merger tidak dilaksanakan. Pemerintah baiknya mengkaji ulang rencana tersebut secara matang.

“Lakukan studi yang cermat dan laksanakan kajian secara mendalam. Tapi untuk studinya ya  pilih lembaga yang kompeten,” kata Agus Pambagyo, di Jakarta, Kamis (29/10).

Menurutnya kedua perusahaan negara tersebut bisa hancur jika diakuisisi. Saat PT KAI dipimpin oleh Ignatius Jonan (Menteri Perhubungan 2014-2016), perusahaan tersebut cukup apik dan bertumbuh baik. Sementara sekarang, ujar dia, kinerja perusahaan satu-satunya di Indonesia tersebut merosot bahkan kembang kempis.

“Karena disuruh ngurus yang lain -lain yang tidak ada urusannya dengan PT KAI. Sekarang kan PT KAI disuruh ngurus LRT, ngurus KCIC,hingga kondisinya sekarang turun  lagi,” ujar dia.

Agus mengatakan, pemerintahan sekarang memang rajin  melakukan merger perusahaan negara yang pada akhirnya kinerjanya juga masih belum teruji. Sebelumnya holding pertambangan, migas dan BUMN Farmasi. Langkah ini nampaknya di periode pemerintah sekarang meniru perusahaan Singapura Temasek dan Khasanah Malaysia yang memiliki kondisi dan situasinya berbeda.

“Saya melihat dalam melakukan merger ini pemerintah kurang melalui studi dan kajian yang mendalam,” papar dia.

Dia mendengar yang melakukan kajian dan studi terkait merger perusahaan BUMN ini adalah Bahana dan Danareksa Securitas yang notabene adalah perusahaan keuangan. Baiknya, kata dia sebelum melakukan kajian tunjuk lembaga studi yang bagus dan memiliki kapabilitas teruji. Sehingga lembaga tersebut  bisa melakukan kajian yang visibel sesuai tuntutan .

“Sekarang kinerja PT INKA lagi moncer, karena pemasarannya pak Budi Noviantoro itu bagus. Disatu pihak PT  KAI lagi turun, jadi kalau dimerger  pasti hancur dua duanya. Maka itu saya gak setuju,”tegas dia.

Terpisah pengamat transportasi dari MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Djoko Setiowarno mengatakan, PT INKA saat ini sedang mengalami perkembangan yang cukup bagus. Inovasi dan kreatifitas pengembangan usahanya sudah mulai menampakkan hasil. Diberi kepercayaan negara lain untuk memproduksi kereta dan lokomotif.

“Hasil sinergi dengan beberapa BUMN, dapat kepercayaan untuk membangun jaringan kereta beserta sarananya yang menghubungkan beberapa negara di Afrika,” kata dia.

Inovasi produksi bus listrik juga dapat dimanfaatkan oleh Ditjenhubdat, Kemenhub dalam mengembangkan program transportasi umum di daerah dengan skema Buy the Service.

Sikap tidak setuju juga dikemukakan Pengamat Transportasi dan mantan wartawan transportasi MS Hendrowijono. Menurutnya rencana tersebut tidak tepat walau tujuan yang ingin dicapai dianggap benar.

“Mungkin tujuannya benar tetapi menurut saya tidak tepat. Masak manufacture digabung dengan operator,” kata Hendrowijono.

Karena itu pula, Hendrowijono yang semasa jadi wartawan banyak meliput perkeretaapian Indonesia mengaku dirinya setuju dengan pernyataan anggota Komisi VI DPR-RI Mufti Anam yang meminta agar rencana akuisisi PT PT INKA ke PT KAI dikaji ulang.

“Oh ya, saya  setuju pernyataan pak Anam sebagai Anggota DPR RI Komisi VI, yang meminta agar  rencana akusisi INKA ke KAI dikaji ulang,” katanya.

Saat ini INKA punya pabrik baru, fix cost tinggi, butuh proyek, dan disisi lain pasar domestik hanya dari KAI dalam tiga tahun terakhir. Menurutnya merger baru bisa dilakukan lima tahun kedepan saat semua kereta KAI baru.

“Tetapi apakah INKA harus ditutup. Oleh karena itu dia  mendesak perlu penetrasi ke pasar global dan itu harus diraih. Kalau tidak ada proyek, akusisi INKA akan membebani keuangan KAI yang lagi terdampak pandemi covid-19,” paparnya.

Dia khawatir jika INKA jadi anak perusahaan, pemerintah Congo akan balik kanan dan memilih China atau Turki sebagai gantinya.

“Kalau ini terjadi celaka dua belas. Megaproyek batal, INKA masuk KAI tanpa proyek, yang terjadi KAI ambruk,” jelas dia.

Share21SendTweet13
Previous Post

Ida Fauziyah Terpilih Jadi Ketua Menaker se-ASEAN

Next Post

33.429 Jamaah Indonesia Gagal Umrah

Next Post
33.429 Jamaah Indonesia Gagal Umrah

33.429 Jamaah Indonesia Gagal Umrah

Menag: Kebebasan Berpendapat Jangan Kebablasan

Menag: Kebebasan Berpendapat Jangan Kebablasan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Nipah Dorong Ekonomi Budaya Suak Timah

Festival Nipah Dorong Ekonomi Budaya Suak Timah

13 September 2026
PIS Dorong Perlindungan Hiu Paus

PIS Dorong Perlindungan Hiu Paus

13 September 2026
Harpropnas Fest 2026 Permudah Akses Hunian

Harpropnas Fest 2026 Permudah Akses Hunian

13 September 2026
e-Walk dan Pentacity Rayakan Anniversary

e-Walk dan Pentacity Rayakan Anniversary

13 September 2026
PHE Rampungkan Survei Seismik 6000 Km

PHE Rampungkan Survei Seismik 6000 Km

12 September 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2577 shares
    Share 1031 Tweet 644
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2895 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2567 shares
    Share 1027 Tweet 642
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2542 shares
    Share 1017 Tweet 636
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2587 shares
    Share 1035 Tweet 647

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.