• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Banjir dan Tanah Longsor Landa Enam Kecamatan di Aceh Barat Daya

by Editor
23 September 2020
Banjir dan Tanah Longsor Landa Enam Kecamatan di Aceh Barat Daya

Banjir menggenangi sejumlah jalan protokol di Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu (23/9/2020). Foto: BNPB

26
SHARES
160
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di enam kecamatan wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Rabu (23/9/2020) pada pukul 17.23 WIB. Struktur tanah yang labil juga menjadi pemicu terjadinya tanah longsor.

“Laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Daya menyebutkan sejumlah rumah warga dan perkantoran pemerintahan terendam dengan ketinggian muka air 30 hingga 50 cm. Dampak lain yaitu longsoran yang menutup akses jalan nasional di Desa Gunung Samarinda,” jelas Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

BACA JUGA

BRI Pastikan Layanan Tetap Beroperasi di Tengah Bencana

BRI Pastikan Layanan Tetap Beroperasi di Tengah Bencana

10 Desember 2025
Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

5 Desember 2025
Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

27 November 2025

Sementara enam kecamatan terdampak, yakni Blangpidie (Desa Mata Le dan Alu Mangota), Kecamatan Susoh (Padang Baru dan Pulau Kayu), Kecamatan Tangan Tangan (Gunung Cut, Padang Kawa dan Blang Padang), Kecamatan Manggeng (Tokoh I dan Padang), Kecamatan Lembah Sabil (Tokoh II) dan Kecamatan Babahrot (Gunung Samarinda). Total desa terdampak sebanyak 11 desa pada 6 kecamatan tersebut.

Merespon kejadian ini, kata Raditya, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Aceh Barat Daya menuju titik-titik terdampak dan melakukan kaji cepat. Pemerintah daerah setempat juga menurunkan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor di Desa Gunung Samarinda. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memonitor perkembangan penanganan darurat dan melakukan koordinasi dengan Pusat Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Aceh Barat Daya termasuk kabupaten memiliki tingkat risiko bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Teridentifikasi 9 kecamatan seluas 30.980 hektar yang memiliki potensi bahaya tersebut, sedangkan populasi terpapar dengan potensi bahaya banjir sebanyak 71.453 jiwa,” jelasnya.

Sedangkan tanah longsor, kabupaten ini juga memiliki tingkat risiko dengan kategori sedang hingga tinggi yang teridentifikasi di 8 kecamatan. Jumlah populasi terpapar potensi bahaya tanah longsor sebanyak 6.860 jiwa.

Sementara itu, katanya, berdasarkan peringatan dini cuaca tiga hari ke depan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah Aceh termasuk salah satu wilayah yang perlu diwaspadai. Hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada 23 hingga 25 September 2020.

“Masyarakat setempat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya banjir dan tanah longsor, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Di samping dua potensi bahaya tersebut, masyarakt perlu mewaspadai potensi bahaya lainnya seperti banjir bandang, gempa bumi dan tsunami,” ujar Raditya.

Share10SendTweet7
Previous Post

BNPB Efektifkan Penggunaan Helikopter pada Penanganan Covid-19

Next Post

BNPB Minta Pemda Siaga Hadapi Bahaya Hidrometeorologi

Next Post
Sukabumi Tetapkan Status Darurat Pascabanjir Bandang

BNPB Minta Pemda Siaga Hadapi Bahaya Hidrometeorologi

Banjir-Tanah Longsor Landa Pesisir Selatan dan Parigi Moutong

Banjir-Tanah Longsor Landa Pesisir Selatan dan Parigi Moutong

Discussion about this post

NEWS UPDATE

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

15 Juni 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026
Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

14 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    396 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    640 shares
    Share 256 Tweet 160
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    361 shares
    Share 144 Tweet 90

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.