• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Panen Padi Organik di Sukabumi Meningkat

by Fiani Sukarta
23 September 2020
petani

panen raya padi organik (DOK BAZNAS)

65
SHARES
408
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Panen padi organik yang dihasilkan dari dua kelompok tani binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengalami peningkatan. Padi organik yang dipanen terdiri dari dua varietas yakni, varietas Sintanur dan Mekonga.

“Meskipun panen raya dilangsungkan dalam kondisi pandemi, Alhamdulillah para petani tetap memperoleh hasil yang cukup memuaskan bahkan meningkat dari panen sebelumnya,” kata Kepala Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) Baznas Deden Kuswanda melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (22/9).

BACA JUGA

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

10 September 2026
Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

6 Juli 2026
Pertanian Organik Mojokerto Jadi Strategi Hadapi Perubahan Iklim

Pertanian Organik Mojokerto Jadi Strategi Hadapi Perubahan Iklim

27 Mei 2026

Deden mengatakan, dua kelompok tani binaan Baznas yakni Kelompok Tani Sari Alam dan Kelompok Tani Riung Gunung melaksanakan panen raya di Desa Cibatu, kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 54 orang dari kedua kelompok melaksanakan panen padi organik di lahan seluas total 19,3 hektar.

Panen raya kali ini, kata Deden, merupakan hasil panen padi organik yang diperoleh para petani sebanyak 109,38 ton Gabah Kering Panen (GKP). Hasil panen ini terhitung meningkat sebesar 39,03 persen jika dibandingkan masa tanam sebelumnya.

“Dengan adanya intervensi dari Baznas melalui aplikasi teknologi tepat guna dan pendampingan, harapannya panen padi yang dihasilkan dapat meningkat di setiap masa tanam,” ujar Deden.

Menurutnya, dari sebagian hasil panen ini akan dibeli oleh kelompok itu sendiri untuk dijadikan produk beras organik. Pembelian oleh kelompok bergantung pada kebutuhan dari masing-masing anggota dan kondisi kas kelompok.

“Gabah dibeli kelompok seharga Rp 6000/kg, harga ini lebih tinggi dibandingkan harga pasaran yang kisaran seharga Rp 3.800 hingga Rp 4.500/kg. Sehingga ada selisih margin keuntungan Rp 1.500 hingga Rp 2.000/kg dari gabah yang dijual ke kelompok,” ujarnya.

Setelah gabah dibeli kelompok, para anggota kelompok kemudian melakukan proses produksi dengan menggiling, dan mengolahnya hingga menjadi beras organik siap jual. Untuk pemasaran sendiri, beras akan dipasarkan secara perorangan maupun perusahaan yang membutuhkan.

Kepala Divisi Pendayagunaan Baznas Randi Swandaru mengatakan, masalah pangan menjadi sangat penting dalam situasi saat ini. Panen raya para petani diharapkan bisa berkontribusi memenuhi dan menjaga kebutuhan pangan masyarakat di masa pandemi. “Selain memberdayakan para mustahik, program lumbung pangan juga diharapkan memiliki dampak bagi masyarakat luas, utamanya pemenuhan kebutuhan pangan,” kata dia.

Pertanian Organik di kelompok tani binaan Baznas di Sukabumi telah dicanangkan dan berkomitmen untuk beralih dari pertanian konvensional ke pertanian organik sejak tahun 2018. Pertanian organik yang dijalankan ini sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas hasil panen dan meningkatkan pendapatan petani, karena harga beras organik memiliki harga jual yang lebih tinggi dari harga beras premium.

Padi Organik di Kelompok tani di Sukabumi ini juga telah memiliki sertifikat organik yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi Icert sehingga dipastikan terjaga kualitasnya sehingga memberikan kepercayaan kepada konsumen. “Semoga petani binaan Baznas bisa terus berperan aktif dan menjadi bagian dari menjaga ketahanan pangan di Indonesia saat kondisi krisis,” kata Randi.

Share26SendTweet16
Previous Post

Sepekan Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik 35,8%

Next Post

Pemerintah tak Tolerir Aktivitas Politik Berpotensi Tingkatkan Penularan

Next Post
Presiden Perintahkan Sejumlah Manteri Pantau Sembilan Provinsi

Pemerintah tak Tolerir Aktivitas Politik Berpotensi Tingkatkan Penularan

Narsih, Banpres, dan Sepeda

Narsih, Banpres, dan Sepeda

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

16 Oktober 2026
Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

16 Oktober 2026
UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

16 Oktober 2026
Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

16 Oktober 2026
WCCE 2026 Perkuat Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Indonesia di Tingkat Global

WCCE 2026 Perkuat Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Indonesia di Tingkat Global

16 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3804 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4094 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3796 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3741 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3705 shares
    Share 1482 Tweet 926

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.