• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
23 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Sektor Pariwisata Anjlok Hingga 80 Persen

by Editor
13 September 2020
Sektor Pariwisata Anjlok Hingga 80 Persen

Tangkapan layar webiner bertajuk “Future Investment in Sustainable Tourism Sector", yang digelar Universitas Prasetiya Mulya, Jumat (11/9/2020).

21
SHARES
130
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sektor pariwisata Indonesia makin terpuruk seiring perkembangan pandemi COVID-19 yang kian parah hampir di seluruh Indonesia.

Dosen Universitas Prasetiya Mulya Prof. Dr. Ir. Sugiarto dan Matteo Bierschneider — penggagas ‘Wise Steps Travel’ mengakui selama pandemi COVID-19 penurunan sektor pariwisata Indonesia anljok hingga 60 persen, bahkan kencenderungannya akan terus bertambah hingga 80 persen pada Desember 2020.

BACA JUGA

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

30 Mei 2026
Kemenpar dan Swisscontact Perkuat SDM Poltekpar untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

Kemenpar dan Swisscontact Perkuat SDM Poltekpar untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

22 April 2026
Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

1 April 2026

“Sektor pariwisata saat ini salah satu sektor yang paling terdampak pandemi COVID-19, termasuk di Indonesia. Karena itu, sektor pariwisata perlu mengembangkan dengan konsep berkelanjutan agar kedepannya investasi pariwisata dapat tetap terjaga dan meningkat,” kata Matteo saat webinar bertajuk “Future Investment in Sustainable Tourism Sector”, yang digelar Universitas Prasetiya Mulya, Jumat (11/9/2020).

Sementara itu, Matteo mengatakan, investasi asing dalam sektor pariwisata di Indonesia berkurang sekitar 58 persen di pertengahan tahun 2020. Namun penurunan investasi dan permintaan di sektor pariwisata ini tak hanya dialami Indonesia, namun juga negara lain.

Menurut Matteo, peran pemerintah penting untuk memulihkan keadaan sektor pariwisata di negaranya. Upaya ini dapat dilakukan bersama dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata dengan melihat prediksi tren pariwisata selama dan setelah masa pandemi.

Dia menambahkan, ada beberapa tren pariwisata yang dapat dijadikan lahan investasi baru oleh pemerintah dan perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, seperti destinasi aman dan berprotokol kesehatan ketat, destinasi lokal dalam jangka waktu yang singkat, destinasi yang otentik dengan tujuan yang berkelanjutan, destinasi luar ruangan, wisata alam, dan kegiatan kebudayaan.

“Investasi di tren pariwisata ini harus diiringi dengan inovasi kebijakan yang berkelanjutan sehingga dapat meminimalisir risiko investasi,” kata Matteo.

Sektor pariwisata merupakan primadona baru bagi Indonesia dengan kontibusi pemasukan sebesar 5,5 persen dalam PDB Nasional 2020. Destinasi pariwisata Indonesia terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah dan penuh dengan nilai kebudayaan. Karenanya, untuk menghadapi dampak pandemi terhadap sektor pariwisatanya, Indonesia perlu meminimalisir risiko investasi lewat konsep pariwisata yang berkelanjutan.

Konsep pariwisata yang berkelanjutan artinya pengembangan pariwisata yang memperhatikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan di masa ini dan masa mendatang dengan tetap memenuhi kebutuhan pengunjung, perusahaan, lingkungan, dan komunitas lokal.

Dosen Universitas Prasetiya Mulya Sugiarto mengatakan, ada empat pilar dalam konsep pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, yaitu manajemen destinasi, pemanfaatan ekonomi bagi komunitas lokal, pemeliharaan budaya, serta pemeliharaan dan pemanfaatan lingkungan.

“Konsep pariwisata yang berkelanjutan ini sebenarnya sifatnya mutlak, karena tanpanya akan ada risiko yang dapat menimbulkan bencana jika tidak ditangani secara serius,” jelasnya.

Dia meminta pemerintah melakukan manajemen risiko jangka pendek dan jangka panjang. Dalam manajemen risiko jangka pendek, Pemerintah Indonesia dapat menerapkan protokol kesehatan secara ketat di destinasi-destinasi wisata. Sedangkan manajemen risiko jangan panjang, pemerintah dapat menerapkan beberapa kebijakan seperti menguatkan peran komunitas lokal dan memperbaiki infrastuktur di destinasi-destinasi wisata. PULINA NITYAKANTI PRAMESI

Share8SendTweet5
Previous Post

Sungai Merbau Meluap, 5 Desa di Labura Terendam

Next Post

ACT Salurkan Wakaf Modal bagi UMKM di Bekasi

Next Post
ACT Salurkan Wakaf Modal bagi UMKM di Bekasi

ACT Salurkan Wakaf Modal bagi UMKM di Bekasi

Doni Monardo: DKI Jakarta Belum Pernah Cabut PSBB

Doni Monardo: DKI Jakarta Belum Pernah Cabut PSBB

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

23 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026
Pemerintah Tambah Cadangan BBM Bali Menjadi 15 Hari

Pemerintah Tambah Cadangan BBM Bali Menjadi 15 Hari

22 Oktober 2026
Kemenhub Terus Melakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

BMKG: Pemerintah Manfaatkan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

22 Oktober 2026
ASDP Gerak Cepat Tangani Insiden KMP Batumandi

ASDP Gerak Cepat Tangani Insiden KMP Batumandi

22 Oktober 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3307 shares
    Share 1323 Tweet 827
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4245 shares
    Share 1698 Tweet 1061
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3955 shares
    Share 1582 Tweet 989
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3857 shares
    Share 1543 Tweet 964
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.