• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

MenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Nelayan dan Usaha Besar

by Editor
31 Agustus 2020
Teten Masduki

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kanan) bersama Enggartiasto Lukita (kiri) (DOK KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM)

51
SHARES
320
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mendorong serta meningkatkan kemitraan antara usaha besar sebagai offtaker dengan koperasi nelayan agar ikan hasil tangkapan bisa diserap pasar.

“Dengan konsep kemitraan, saya berharap sektor kelautan yang 96 persen didominasi pelaku UMKM bisa lebih efisien, ekonomis, dan produktif,” kata Teten, usai meninjau salah satu offtaker produk nelayan dan pengolahan ikan di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (31/8).

BACA JUGA

Nelayan Tuban Dukung Program Kampung Nelayan Merah Putih

Nelayan Tuban Dukung Program Kampung Nelayan Merah Putih

4 Mei 2026
Bantuan Jaring Nelayan Balikpapan Dorong Produktivitas

Bantuan Jaring Nelayan Balikpapan Dorong Produktivitas

27 April 2026
Koperasi Korpri Beriman Balikpapan Catat Laba Miliaran

Koperasi Korpri Beriman Balikpapan Catat Laba Miliaran

26 April 2026

Dengan kemitraan ada kepastian pasar bagi hasil tangkapan nelayan di seluruh Indonesia. “Saya menginginkan agar usaha di sektor kelautan tidak dilakukan secara individu, melainkan tergabung dalam wadah koperasi,” ujar MenkopUKM.

Dengan berkoperasi, seluruh proses usaha sektor kelautan (nelayan) bisa masuk skala keekonomian. Produk sektor kelautan merupakan salah satu keunggulan Indonesia. “Kita harus kembangkan dan perluas sisi pemasarannya,” kata Teten.

Meski pasar ekspor tengah menurun tajam di tengah pandemi COVID-19, Teten mendorong untuk memperkuat pasar domestik yang juga tidak kalah besar dengan potensi 260 juta penduduk Indonesia.

“Rantai ekonomi sektor kelautan terlalu panjang, harus lebih disederhanakan dan diperpendek. Sehingga, nelayan dan koperasi dapat menikmati keuntungannya,” ujar Teten.

Menurut dia, sektor kelautan merupakan sektor padat karya. Mampu menyerap banyak tenaga kerja, dari hulu hingga hilir. “Dengan kemitraan offtaker juga memudahkan koperasi mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan,” kata MenkopUKM.

 

Potensi Pasar

Dalam kesempatan sama, mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjelaskan, ada dua potensi pasar besar bagi produk perikanan dan kelautan Indonesia yang harus ditingkatkan.

“Untuk pasar ekspor, Indonesia ada perjanjian kerjasama dengan Australia. Begitu juga dengan pasar China yang pertumbuhan ekonominya mulai kembali positif,” kata Enggar.

Pasar Jepang dan Eropa bisa juga menjadi sasaran untuk perluasan pasar produk kelautan Indonesia. “Pokoknya, sektor unggulan kita ini harus membuka potensi pasar seluas-luasnya,” jelas Enggar.

Untuk pasar domestik, Enggar berharap pelaku UMKM sektor kelautan mampu memanfaatkan teknologi dalam memasarkan produknya. Dalam penjualan secara digital online, kualitas produk harus benar-benar dijaga. Pengusaha dan nelayan harus sama-sama menjaga kualitas produknya.

Dirut PT Cahaya Bahari Jakarta Then Herry Yulianto mengatakan, sebagai offtaker ikan dari hasil tangkapan nelayan, pihaknya mampu mengolah dan memproduksi produk ikan olahan hingga 6000 ton perbulan. “Kami mampu menampung berapa pun besarnya hasil tangkapan ikan dari nelayan seluruh Indonesia,” kata Herry. (MULIA MUNTHE)

 

Share20SendTweet13
Previous Post

Adaptasi Kebiasaan Baru Perlu Partisipasi Banyak Pihak

Next Post

Menciptakan Kebiasaan Baru Dalam Masyarakat

Next Post
adaptasi kebiasaan baru

Menciptakan Kebiasaan Baru Dalam Masyarakat

Sutera Liar Karangtengah Dukung SDGs Berbasis Masyarakat

Sutera Liar Karangtengah Dukung SDGs Berbasis Masyarakat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

20 Mei 2026
Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

19 Mei 2026
Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

19 Mei 2026
Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

19 Mei 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

19 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spesies Serigala Dire Wolf yang Punah Kini Dihidupkan Kembali

    124 shares
    Share 50 Tweet 31

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.