• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
29 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Adaptasi Kebiasaan Baru Perlu Partisipasi Banyak Pihak

by Editor
31 Agustus 2020
Webinar
39
SHARES
242
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Partisipasi banyak pihak diperlukan untuk melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pascapandemi COVID-19. Hal itu disampaikan Pakar Sosial Budaya Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Prof Meutia Farida Hatta dalam Webinar “Tantangan Perubahan Perilaku Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru”, Senin (31/8) di Jakarta.

Menurut dia, dalam pelaksanaan akan banyak tantangan yang dihadapi. “Kerap kali, pengetahuan masyarakat dan perilakunya tidak sejalan. Padahal, mereka juga sudah tahu lewat iklan, misalnya,” ujar Meutia. Masalah ini, lanjutnya, yang membuat perlu adanya peninjauan ulang penerapan AKB dari aspek sosial budaya, agar protokol kesehatan dapat dilakukan secara konsisten.

BACA JUGA

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025
COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

26 Mei 2025
Kemenekraf dan Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi IP Lokal Bersaing di Tingkat Global

Kemenekraf dan Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi IP Lokal Bersaing di Tingkat Global

25 Februari 2025

Meutia mengatakan, terdapat banyak faktor yang mendorong masyarakat melanggar protokol kesehatan, seperti kurangnya pemahaman masyarakat perihal kondisi pandemi, ketidaksabaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dalam kurun waktu yang panjang, stress dalam menghadapi kesulitan, kebutuhan interaksi sosial terutama dalam upacara adat dan agama, hingga kondisi lingkungan rumah yang kurang nyaman.

Faktor-faktor di atas, kata dia, bisa dicegah dengan beberapa langkah yang dapat dilakukan bersama antara Pemprov dan masyarakat DKI Jakarta. Aktivitas yang perlu dilakukan bersamaan ini diantaranya adalah penanganan khusus pada hari atau acara yang diduga akan membuat kerumunan, pelibatan anak-anak muda dalam sosialisasi protokol kesehatan, serta pelayanan kesehatan jiwa bagi yang membutuhkan.

“Selain itu, model pelayan publik berbasis online yang profesional dan aman juga merupakan salah satu hal krusial yang harus terus diusahakan oleh Pemprov dalam masa pandemi ini,” kata Meutia.

Menciptakan masyarakat yang patuh untuk melaksanakan protokol kesehatan saat ini tak hanya akan berhasil mengatasi Pandemi, namun juga akan menciptakan ketahanan budaya yang dapat berguna untuk menghadapi tantangan bangsa ini kedepannya. Masyarakat perlu selalu melakukan inovasi, baik dari segi ide maupun aspek implementasinya. “Selain itu, masyarakat DKI Jakarta merupakan contoh kecil dari mozaik masyarakat Indonesia,” kata Meutia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kemitraan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi pandemi penting dilakukan. Pemerintah harus melakukan minimal tiga hal, yaitu meningkatkan kemampuan dan kegiatan testing, melakukan tracing, serta merawat dan menyembuhkan para pasien positif.

Sedangkan masyarakat dalam berkegiatan diharuskan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, serta menjaga jarak. “Tanpa aksi dari kedua pihak ini secara bersamaan, akan ada kelambatan dalam proses penanganannya,” ujar Anies.

Kebiasaan baru, kata Anies, diawali oleh proses pengajaran dan pendisiplinan. Melalui pendisiplinan, masyarakat akan terbiasa melakukan hal baru yang kemudian tumbuh menjadi kebudayaan baru. (PULINA NITYAKANTI PRAMESI)

 

Share16SendTweet10
Previous Post

Istirahat Berkualitas dengan Sprei Premium

Next Post

MenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Nelayan dan Usaha Besar

Next Post
Teten Masduki

MenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Nelayan dan Usaha Besar

adaptasi kebiasaan baru

Menciptakan Kebiasaan Baru Dalam Masyarakat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Praja Praji, Melayani dengan Hati untuk Menciptakan Pengalaman Berkesan di Loko Café

Praja Praji, Melayani dengan Hati untuk Menciptakan Pengalaman Berkesan di Loko Café

29 Juli 2026
BKHIT Kepri Amankan Ratusan Koli Hortikultura di Pelabuhan Sri Payung

BKHIT Kepri Amankan Ratusan Koli Hortikultura di Pelabuhan Sri Payung

29 Juli 2026
Grab, Kemenhub, dan AISI Latih 1.052 Mitra Pengemudi untuk Berkendara Aman

Grab, Kemenhub, dan AISI Latih 1.052 Mitra Pengemudi untuk Berkendara Aman

29 Juli 2026
Pop Mart Buka Gerai Perdana di Semarang

Pop Mart Buka Gerai Perdana di Semarang

29 Juli 2026
Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Transportasi Berbasis Digital

Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Transportasi Berbasis Digital

28 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1213 shares
    Share 485 Tweet 303
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1222 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1501 shares
    Share 600 Tweet 375
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1220 shares
    Share 488 Tweet 305

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.