• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

15 Ribu Relawan Edukasi Daring Penanganan COVID-19

by Editor
31 Juli 2020
Tips Aman COVID-19 Saat Belanja di Pasar

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dokter Reisa Broto Asmoro. Foto: Humas BNPB

21
SHARES
129
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sebanyak 15.000 Relawan COVID-19 Nasional (RECON) diterjunkan untuk mengedukasi masyarakat melalui Gerakan 31 Hari Tantangan Siap Adaptasi dalam memutus rantai penularan COVID-19.

“31 Hari Tantangan Siap Adaptasi menggerakan 15.000 relawan untuk melakukan edukasi secara daring dan luring dimulai dengan orang-orang terdekat disekitar para relawan, seperti anggota keluarga, tetangga, pengurus tempat ibadah, dan lain-lain,” ujar Sesditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani, di Jakarta, Jumat (31/7/2020).

BACA JUGA

BNPB Adakan Sosialisasi dan Workshop terkait Gunung Anak Krakatau 

BNPB Adakan Sosialisasi dan Workshop terkait Gunung Anak Krakatau 

26 Mei 2023
Lapan Lantik 97 PNS Secara Luring dan Daring

Lapan Lantik 97 PNS Secara Luring dan Daring

25 Januari 2021
Pembelajaran Digital, Skill Gap, dan Pengangguran

Pembelajaran Digital, Skill Gap, dan Pengangguran

28 Desember 2020

Menurut dia, gerakan ini melibatkan 15.000 relawan yang memiliki beragam latar belakang, ada yang merupakan mahasiswa program studi kesehatan dan non kesehatan, tenaga medis profesional, dan juga masyarakat umum yang peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia.

Relawan yang melakukan edukasi kesehatan secara luring, jelas dia, harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, seperti menggunakan masker kain, menjaga jarak 2 meter, dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan para relawan yang bertugas.

“Program Gerakan 31 Hari Tantangan Siap Adaptasi tidak hanya dikhususkan untuk para relawan RECON yang sudah terdaftar, tetapi masyarakat umum juga bisa ikut berpartisipasi. Program ini ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bisa berpartisipasi menjadi edukator bagi sesama,” katanya.

Dia mengatakan, harapannya dengan diadakan Gerakan 31 Hari Tantangan Siap Adaptasi, semakin banyak masyarakat Indonesia yang menjadi lebih sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan siap beradaptasi di masa pandemi COVID-19.

Aksi yang dilakukan dalam Gerakan 31 Hari Tantangan Siap Adaptasi bersifat bottom to top, ujar Paristiyanti, artinya para relawan menjadi garda terdepan dan ujung tombak dalam pemberian edukasi di masyarakat. Harapannya para relawan dapat menjadi teman diskusi dan agen edukasi bagi masyarakat Indonesia.

“Modal para relawan dalam melakukan kegiatan edukasi adalah hati yang tulus dan semangat untuk membantu sesama. Disaat masa pandemi ini, gotong royong secara sukarela merupakan kunci agar kita bersama dapat melewati masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Hashfi selaku koordinator relawan Gerakan 31 Hari Tantangan Siap Adaptasi.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Dikti Aris Junaidi mengatakan, mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi solutif diharapkan dapat menjadi penggerak Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk masyarakat. Kolaborasi mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah daerah dan stakeholders lainnya dengan masyarakat untuk disiplin menerapkan AKB adalah kunci keberhasilan menekan laju pandemi dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Share8SendTweet5
Previous Post

Program PEN, UMKM Terdampak COVID-19 Dapat Tambahan Modal

Next Post

Satu Orang Meninggal, 22.655 Jiwa Terdampak Banjir Bandang

Next Post
Warga menyelematkan diri dari ancaman banjir bandang yang menenggelamkan rumah mereka

Satu Orang Meninggal, 22.655 Jiwa Terdampak Banjir Bandang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mendampingi Pendeta Gilbert Lumoindong saat kunjungan ke Graha BNPB, Minggu (2/8/2020).

Pendeta Gilbert dan Ustadz Maulana: Disiplin Kunci Hindari COVID-19

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

8 Oktober 2026
Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

8 Oktober 2026
PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

8 Oktober 2026
Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

8 Oktober 2026
Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

7 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3598 shares
    Share 1439 Tweet 900
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3599 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3578 shares
    Share 1431 Tweet 895
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3544 shares
    Share 1418 Tweet 886
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3896 shares
    Share 1558 Tweet 974

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.