• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
23 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Indonesia Ingin Belajar Riset dan Manufaktur Vaksin dari Inggris

by Editor
28 Februari 2021
Indonesia Ingin Belajar Riset dan Manufaktur Vaksin dari Inggris

Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro dan Menteri Urusan Asia Kementerian Luar Negeri Inggris Nigel Adams MP menyaksikan penandatanganan kesepakatan pembentukan UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS), kemarin. Foto: Humas Kemenristek/BRIN

36
SHARES
227
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KAbarSDGs — Pemerintah Indonesia ingin banyak belajar mengembangkan penelitian dan manufaktur vaksin dari para ilmuwan Inggris. Apalagi Inggris sebagai salah satu negara penting dalam pengembangan vaksin Covid-19 melalui Astrazeneca bersama Universitas Oxford.

“Tentunya kami ingin belajar lebih banyak tentang pengembangan vaksin terutama dari sisi penelitian dan manufaktur. Harapannya adanya kolaborasi ini kita bisa mengambil pembelajaran dan transfer ilmu serta teknologi khususnya saat ini dalam upaya kita mengembangkan, memproduksi, mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan Indonesia ke depannya,” ujar Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Sabtu (27/2/2021).

BACA JUGA

Dinkes Bandar Lampung Hadapi Tantangan Imunisasi Campak

Dinkes Bandar Lampung Hadapi Tantangan Imunisasi Campak

7 April 2026
Way Kambas Jadi Prioritas Kerja Sama Indonesia Inggris

Way Kambas Jadi Prioritas Kerja Sama Indonesia Inggris

26 Januari 2026
Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

29 Oktober 2025

Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro dan Menteri Urusan Asia Kementerian Luar Negeri Inggris Nigel Adams MP menyaksikan penandatanganan kesepakatan pembentukan UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS) atau Konsorsium Republik Indonesia-Inggris untuk Lintas Disiplin Ilmu Pengetahuan secara daring, kemarin..

Menteri Bambang menyampaikan UKICIS merupakan terobosan baru kerja sama riset dan inovasi RI-UK yang didorong oleh para diaspora Indonesia. Kerja sama ini diharapkan terus mendorong MoU Riset dan Inovasi RI-Inggris dan upaya memajukan program Prioritas Riset Nasional Indonesia.

“Kolaborasi internasional ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas riset di Indonesia, namun juga mampu meningkatkan daya promosi inovasi yang berasal dari Indonesia, dan secara maksimal mampu bekerja memberikan dampak yang baik,” terang Menteri Bambang.

Menteri Bambang menambahkan dengan adanya kolaborasi ini diharapkan Indonesia dapat belajar dan diikuti adanya transfer ilmu serta teknologi khususnya terkait riset dan juga pada proses manukfaktur vaksin Covid-19, mengingat Inggris sebagai salah satu negara penting dalam pengembangan vaksin Covid-19 melalui Astrazeneca bersama Universitas Oxford.

Duta Besar RI London Desra Percaya mengatakan, pendirian UKICIS merupakan wujud dukungan para diaspora Indonesia di Inggris dalam diplomasi dan turut berkontribusi bagi bangsa, khususnya di bidang riset.

Kerja sama yang tertuang dalam kesepakatan meliputi sumbangsih pengetahuan dari para ilmuwan bagi tantangan yang dihadapi masyarakat kedua negara, penguatan engagement dengan masyarakat melalui pendidikan, ekonomi dan sosial budaya, saling tukar kemajuan dalam ilmu pengetahuan antar kedua negara, dan meningkatkan dampak riset bagi masyarakat.

Menteri Nigel Adams MP dan UK Chief International Envoy Prof. Carole Mundell pada kesempatan tersebut sepakat menggunakan momentum pembentukan UKICIS untuk lebih mempererat kerja sama riset dan inovasi demi kemajuan bersama dan mengatasi berbagai tantangan ke depan, termasuk pandemi Covid-19.

Koordinator UKICIS, Dr. Bagus Muljadi menyampaikan laporan kemajuan bahwa UKICIS dibentuk melalui upaya bersama oleh universitas terkemuka di Indonesia dan Inggris yang dimotori oleh diaspora ilmuwan Indonesia di Inggris. Diaspora Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat kerja sama bilateral RI-Inggris khususnya melalui science diplomacy.

UKICIS merupakan wujud softpower diaspora dan diharapkan mendorong pertukaran pengetahuan antara kedua negara, potensinya perlu ditumbuhkan untuk turut berkontribusi terhadap tantangan di tanah air, termasuk dalam mencapai ketahanan di bidang kesehatan.

Untuk itulah, acara penandatanganan kesekapatan pembentukan UKICIS dilanjutkan dengan dengan diskusi para pakar mengenai upaya penguatan ketahanan kesehatan global. Diskusi membahas pentingnya kesadaran publik mengenai mutasi dan varian baru Covid-19, penguatan kebijakan track and trace untuk mencegah penyebaran varian baru dan efikasi vaccine booster melawan varian baru.

Share14SendTweet9
Previous Post

Tidak Ada Korban Jiwa, 169 Warga Mengungsi

Next Post

Sensa Hotel Bandung Tawarkan Pengalaman Seru dengan “One Stop Service”

Next Post
Sensa Hotel Bandung Tawarkan Pengalaman Seru dengan “One Stop Service”

Sensa Hotel Bandung Tawarkan Pengalaman Seru dengan "One Stop Service"

PPN/Bappenas: Hanya 30 Persen Puskesmas Penuhi Standar Layanan

PPN/Bappenas: Hanya 30 Persen Puskesmas Penuhi Standar Layanan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN Nusantara Power Raih 71 Penghargaan ENSIA 2026

PLN Nusantara Power Raih 71 Penghargaan ENSIA 2026

22 September 2026
BMKG: El Nino Sangat Kuat sedang Terjadi, Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat

BMKG: El Nino Sangat Kuat sedang Terjadi, Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat

22 September 2026
AMVESINDO Perkuat Akses Pendanaan Startup Lokal, Menuju Naik Kelas

AMVESINDO Perkuat Akses Pendanaan Startup Lokal, Menuju Naik Kelas

22 September 2026
19 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Riau Mulai Dikerjakan

19 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Riau Mulai Dikerjakan

22 September 2026
JUMBO X Discovery Ancol Hotel Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual Lokal

JUMBO X Discovery Ancol Hotel Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual Lokal

22 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3263 shares
    Share 1305 Tweet 816
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2937 shares
    Share 1175 Tweet 734
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2950 shares
    Share 1180 Tweet 738
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2905 shares
    Share 1162 Tweet 726
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2934 shares
    Share 1174 Tweet 734

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.