• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

BNPB Perkenalkan Aplikasi Kebencanaan Indonesia

by Editor
31 Desember 2020
Banjir Kepung Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah

Banjir melanda Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah menyusul hujan yang terjadisejak Jumat (/12) hingga Minggu (6/12). Foto: BNPB

23
SHARES
146
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkenalkan database kebencanaan di Indonesia dengan aplikasi Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Pengguna dapat menjelajahi menu yang tersedia pada aplikasi tersebut.

“Langkah awal yaitu masyarakat atau pengguna mengakses situs gis.bnpb.go.id. Pada lembar beranda atau home, pengguna dapat melihat tampilan peta sebaran kejadian bencana per provinsi,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, yang diterima KabarSDGs, Kamis (31/12/2020).

BACA JUGA

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

10 Mei 2026
Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

20 Februari 2026
Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

3 Desember 2025

Menurut dia, pop up pada titik jumlah kejadian bencana per provinsi dapat dilihat jumlah kejadian bencana, korban meninggal, hilang, luka, menderita dan data dampak kerusakan per provinsi.

Pada tab ‘Pantauan Bencana,’ pengguna dapat melakukan filtering berdasarkan jenis kejadian bencana, provinsi dan kabupaten atau kota yang pernah terjadi bencana alam.

Raditya menjelaskan, pada tab ‘Buletin’ berisi bencana bulanan tentang informasi kejadian bencana setiap bulan. Sedangkan pada story map, pengguna bisa mengakses data dan informasi kejadian bencana pada bulan tersebut. Informasi ini telah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris.

Selain itu, ujar dia, infografis dan tanggal penting berurutan kejadian bencana dengan magnitudo besar yang terjadi. Data bencana ini dapat diunduh dalam format excel dari tahun 2008 hingga 2019.

Sementara itu, Raditya mengatakan, dengan mengakses gis.bnpb.go.i/dibi, pengguna dapat mendapat melihat data bencana sejak tahun 400 masehi hingga saat ini. Data yang disajikan dengan tampilan versi mobile, sehingga memudahkan masyarakat umum dalam mencari data bencana kapan saja, dan di mana saja. Salah satu contohnya, bencana di Kepulauan Mentawai yang tercatat pernah terjadi.

Selanjutnya terdapat tab ‘SFDRR’ yang mengikuti perkembangan berdasarkan Sendai Framework dan dapat dipilih angkanya secara absolut atau dibagi berdasarkan per 100.000 penduduk.

Pada tab ‘Baseline’ dapat melakukan ‘filtering’ berdasarkan wilayah administratif berdasarkan lokasi bencana yang disertai dengan nilai Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) yang juga tersedia data rumah sakit yang terdapat di sekitaran lokasi bencana.

Contohnya, dilengkapi dengan data tsunami yang pernah terjadi di Mentawai, yang terdapat informasi run-ups dan berbagai sumber yang menjelaskan kejadian bencana tsunami di Kepulauan Mentawai.

 

Aplikasi InaRisk

Selain aplikasi DIBI, BNPB juga memiliki aplikasi InaRISK. Jika penjelasan sebelumnya fokus pada kejadian bencana yang telah terjadi di Indonesia dan dibuktikan dengan data-data yang terkait bencana tersebut, InaRISK menyajikan informasi potensi risiko bencana di suatu daerah.

Analisis InaRISK memanfaatkan pendekatan raster base secara nasional dengan ukuran pixel 100 x 100 meter, berdasarkan kajian risiko bencana yang terdapat di suatu wilayah atau per kabupaten.

Kegunaan InaRisk, salah satu contohnya pada indeks risiko bencana gempa bumi yang berada di Indonesia. Wilayah yang berada di atas batuan dasar yang rentan (seperti pegunungan) akan sangat berisiko memakan korban dan kerusakan yang masif bila terjadi bencana. Lebih detailnya, data indeks risiko bencana di InaRISK dapat dilihat juga berdasarkan kabupaten atau kota pada menu pencarian.

Kajian risiko yang telah dibuat secara detail dan kompleks ini tidak akan berguna bila kesadaran masyarakat akan bencana masih rendah. Selain InaRISK yang dapat diakses melalui dashboard, BNPB juga menyediakan dalam bentuk aplikasi yang dapat diunduh melalui Google Playstore dan Appstore.

Aplikasi InaRISK Personal yang dapat diakses pada telepon pintar berbasis android dan IOS ini akan memudahkan warga untuk mengidentifikasi potensi risiko di sekitar sehingga kesadaran terhadap risiko dapat meningkat.

InaRISK Indonesia merupakan aset dari Pemerintah Indonesia. Tidak hanya BNPB yang berkontribusi dalam data, tetapi sebanyak 20 instansi yang telah memvalidasi datanya ke dalam InaRISK untuk dapat digunakan oleh masyarakat atau pengguna.

Share9SendTweet6
Previous Post

BMKG: 19 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat di Malam Tahun Baru

Next Post

Ketua Satgas Covid-19: Nakes Libur Itu Wajib

Next Post
Ketua Satgas Covid-19: Nakes Libur Itu Wajib

Ketua Satgas Covid-19: Nakes Libur Itu Wajib

Presiden: 2020 Tahun Terberat Dalam Sejarah Dunia

Presiden: 2020 Tahun Terberat Dalam Sejarah Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Karawang Kembangkan Desa Wisata untuk Dorong Ekonomi Warga

Karawang Kembangkan Desa Wisata untuk Dorong Ekonomi Warga

5 Agustus 2026
RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

5 Agustus 2026
PLN UID Kaltimra Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

PLN UID Kaltimra Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

5 Agustus 2026
Aceh Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

Aceh Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

4 Agustus 2026
Airbnb Catat Tren Wisata Kuliner Terus Meningkat di Bali

Airbnb Catat Tren Wisata Kuliner Terus Meningkat di Bali

4 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1650 shares
    Share 660 Tweet 413
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1350 shares
    Share 540 Tweet 338

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.