• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
18 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

PGI Minta Gereja Laksanakan Ibadah Natal Virtual

by Editor
21 Desember 2020
PGI Minta Gereja Laksanakan Ibadah Natal Virtual

Sekretaris Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty. Foto: KabarSDGs | Yaumal Hutasuhut

35
SHARES
216
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) mengeluarkan imbauan, tentang tata cara pelaksanaan ibadah Natal 2020 pada masa pandemi Covid-19 dengan melakukan peribadahan secara virtual.

“Mengimbau gereja-gereja sedapat mungkin menyelenggarakan Ibadah Natal sejarah virtual,” kata Jacklevyn lewat video diskusi daring, Senin (21/12/2020).

BACA JUGA

No Content Available

Jacklevyn mengatakan, imbauan itu dikeluarkan untuk menekan laju penularan Covid-19 pada momen perayaan Natal, apalagi biasanya penambahan kasus aktif terjadi pasca libur panjang nasional.

“Kami memperhatikan dengan sungguh-sungguh kenaikan dan sebaran Covid-19,” ujarnya.

Meski demikian, PGI tetap mempersilahkan gereja untuk tetap melaksanakan peribadatan Natal secara tatap muka, namun harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di daerah masing-masing dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Protokol yang sangat ketat harus diterapkan baik dari segi jumlah, persiapan ruang ibadah , tata ruang dan durasi yang dipersingkat,” ujar Jacklevyn.

Sementara itu, Sekjen Keuskupan Agung Jakarta Romo Vincentius Adi Prasojo mengatakan, Gereja Katedtral Jakarta akan melaksanakan peribadatan Natal dengan dua cara, yakni virtual dan tatap muka.

Vincentius menjelaskan, pelaksanaan ibadah tatap muka dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan mengurangi kapasitas jamaah, hanya sebanyak 20 persen dari biasanya.

“Kalau Kementerian Agama memberikan 50 persen. Kami lebih hati-hati lagi 20 persen tidak bisa lebih itu,” kata Vincentius.

Di samping itu, Direktur Medik Rumah Sakit PGI Cikini Inolyn Panjaitan mengingatkan masyarakat akan potensi terjadinya klaster keluarga pasca perayaan Natal. Mengingat momen ini selalu dimanfaatkan umat Kristiani untuk berkumpul dengan keluarga besar.

Oleh karenanya, umat Kristiani diminta untuk tidak mengadakannya. Apalagi kata Inolyn, potensi penularan Covid-19 sangat mungkin terjadi pada saat acara makan bersama.

“Karena waktu makan itu kita buka masker, akhirnya semua (berpeluang) bisa terpapar,” ujarnya.

Namun, kata Inolyn, jika kumpul keluarga tetap dilaksanakan sebaiknya dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

“Tapi sebisa mungkin kumpul keluarga itu sangat diminimalisir. Mungkin bisa dilakukan secara online (virtual) saja,” ujarnya. YAUMAL HUTASUHUT

Share14SendTweet9
Previous Post

Satgas Covid-19 Perketat Mobilitas Warga Selama Liburan

Next Post

Satgas Imbau Wisatawan Disiplin Patuhi Prokes

Next Post
Satgas Imbau Wisatawan Disiplin Patuhi Prokes

Satgas Imbau Wisatawan Disiplin Patuhi Prokes

Program Sejuta: PUPR Rampungkan 856.758 Unit

Program Sejuta: PUPR Rampungkan 856.758 Unit

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pagu Indikatif Kementerian PU Rp98,47 Triliun, Dody : Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Pagu Indikatif Kementerian PU Rp98,47 Triliun, Dody : Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

18 Juni 2026
Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

17 Juni 2026
Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

17 Juni 2026
Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

17 Juni 2026
BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

17 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    399 shares
    Share 160 Tweet 100

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.