• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Rapid Test Antigen Bisa Digunakan di Indonesia

by Editor
30 September 2020
Rapid Test Antigen Bisa Digunakan di Indonesia

Petugas kesehatan menunjukan sampel darah dalam uji tes rapid. Foto:non14.net

48
SHARES
299
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Indonesia dimungkinkan bisa menggunakan rapid test antigen sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Rapid test ini bisa mengeluarkan hasil test Covid-19 dalam beberapa menit.

“Tentunya alat ini bisa digunakan di Indonesia sesuai yang direkomendasikan WHO dan bisa menggantikan rapid test antibody, dan fungsi screening yang dilakukan rapid test tersebut menjadi lebih efektif dan tidak menjadi beban untuk RT PCR sebagai standar penegakan diagnosa,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis yang diterima KabarSDGs, Rabu (30//9/2020).

BACA JUGA

Layanan Contact Center InJourney Airports Pertahankan Predikat Terbaik di Indonesia

Layanan Contact Center InJourney Airports Pertahankan Predikat Terbaik di Indonesia

28 September 2026
Kemenhub Resmi Umumkan, Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO 2026

Kemenhub Resmi Umumkan, Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO 2026

2 September 2026
Immersive Show Hadirkan Ruang Interaktif untuk Memaknai Indonesia

Immersive Show Hadirkan Ruang Interaktif untuk Memaknai Indonesia

19 Agustus 2026

Selain itu, katanya, Satgas Penanganan Covid-19 tengah mengkaji sasaran prioritas vaksin yang disesuaikan dengan kelompok risiko penularan virus Covid-19. Termasuk elemen-elemen yang diperlukan dalam vaksinasi itu mulai dari supply, pembiayaan, serta mekanisme infrastruktur yang perlu disiapkan.

Wiku meminta masyarakat bersabar menunggu pemerintah mematangkan rencana vaksinasi untuk masyarakat. Ia memastikan pemerintah akan menyampaikan kepada masyarakat sebelum pelaksanaannya.

“Nanti setelah rencana matang dan jelas, akan kami sampaikan kepada masyarakat rencana vaksinasi itu lebih detail. Dan tentunya itu disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Wiku masih menjawab pertanyaan media.

Wiku juga menyayangkan adanya persepsi di masyarakat yang menyatakan kebal terhadap Covid-19. Ia kembali menekankan bahwa tidak ada masyarakat yang kebal terhadap Covid-19. Dan virus ini tidak mengenal strata sosial, ataupun jabatan seseorang.

“Jangan sekali-kali kita berpikir karena rajin berolah raga atau berdiam diri di rumah, kita bisa kebal. Karena tertular itu bisa mudah terjadi dari siapapun yang kita temui,” kata Wiku.

Untuk itu, kata dia, pemerintah mengedepankan perilaku 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Untuk masyarakat yang sudah paham agar mendapatkan orang lainnya yang belum sadar sepenuhnya penularan virus Covid-19.

Menurut dia, tingginya tingkat kesadaran masyarakat, maka Indonesia bisa menjadi kekuatan besar untuk melawan virus Covid-19. Begitu juga antar negara melakukan hal yang sama untuk melindungi secara lokal, nasional dan global.

“Sampai sekarang kampanye 3M ini dibantu rekan-rekan relawan dari banyak tempat. Kami juga berkerja keras agar relawan bisa berkampanye menggunakan pendekatan sosial budaya sesuai keadaan masing-masing wilayah,” ungkapnya.

Wiku juga meminta masyarakat agar memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan angka kematian pasien Covid-19, dimulai dari menekan angka penularan.

“Semakin kita menghindari penularan terhadap kelompok rentan yaitu usia lanjut dan penderita komorbid, maka potensi menurunkan angka kematian sangat besar,” jelas Wiku.

 

Upaya Tracing

Sejauh ini pemerintah sudah cukup berhasil meningkatkan kapasitas testing (pemeriksaan) dan treatment (perawatan) pasien Covid-19. Meskipun secara nasional angka testing belum mencapai target Badan Kesehatan Dunia atau Wolrd Health Organization (WHO), sudah ada beberapa provinsi yang melampaui target ini.

Selain itu angka kesembuhan juga meningkat dari waktu ke waktu yang mana ini menunjukkan treatment yang dilakukan berkontribusi terhadap naiknya angka kesembuhan pasien Covid-19.

Wiku mengakui adanya kendala terbesar ialah tracing. Karena banyaknya resistensi dari masyarakat di lapangan akibat adanya stigma negatif dari masyarakat terhadap penderita Covid-19. Dan ini harus dihindari. Diperparah adanya berita bohong yang menghilangkan rasa percaya terhadap pasien yang menjadi subyek tracing.

“3T (testing, tracing dan treatment) merupakan upaya yang tidak mudah sehingga membutuhkan sinergi dari masyarakat. Untuk itu kami menghimbau masyarakat untuk betul-betul memahami bahwa keterbukaan kita semuanya sangat penting bagi pemerintah dalam upaya pemerintah melakukan tracing,” imbau Wiku di Kantor Presiden, Selasa (29/9/2020).

Masyarakat harus terbuka terkait riwayat perjalanan dan interaksi yang dilakukan. Masyarakat diminta tidak memberikan stigma negatif terhadap penderita positif Covid-19. Agar mereka yang terpapar dapat sembuh dan tidak menularkan kepada yang lainnya.

“Apa yang bisa dilakukan masyarakat, kita bisa bersama-sama memudarkan stigma negatif. Ingat musuh kita bukan saudara-saudara kita atau orangnya. Musuh kita adalah virusnya. Bersikap jujur dan suportif kepada petugas adalah sikap yang penting dalam mensukseskan program 3T,” jelas Wiku.

Share19SendTweet12
Previous Post

Pemerintah Salurkan 10 Juta Bantuan Subsidi Gaji

Next Post

Satgas Covid-19 Apresiasi Pilkada Kabupaten Ngada

Next Post
Satgas Covid-19: Kegiatan Pilkada Picu 4.634 Kasus Positif Baru

Satgas Covid-19 Apresiasi Pilkada Kabupaten Ngada

Sukabumi Tetapkan Status Darurat Pascabanjir Bandang

2.000 Bencana Warnai Indonesia Selama Januari-September 2020

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

6 Oktober 2026
Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

6 Oktober 2026
Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana

Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana

5 Oktober 2026
PLN Energize Trafo 2 di Tanah Bumbu

PLN Energize Trafo 2 di Tanah Bumbu

5 Oktober 2026
Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

5 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3454 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3445 shares
    Share 1378 Tweet 861
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3412 shares
    Share 1365 Tweet 853
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3460 shares
    Share 1384 Tweet 865
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3767 shares
    Share 1507 Tweet 942

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.