• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Koperasi Digital Pertama di Indonesia Diluncurkan

by Editor
31 Agustus 2020
Nasari

Koperasi Simpan Pinjam Nasari meluncurkan Nadi (Nasari Digital) pada Senin (31/8) di Jakarta (DOK KEMENKOP DAN UKM)

42
SHARES
262
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah mendorong koperasi melakukan transformasi melalui digital sebagai bentuk adaptasi di era digitalisasi dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari merupakan yang pertama menggunakan teknologi itu di Indonesia bertepatan ulang tahunnya yang ke-22.

Peluncuran aplikasi koperasi digital bernama Nasari Digital (Nadi) diperuntukkan bagi anggota KSP Nasari dan KSPPS Nasari Syariah, dilaksanakan di gedung Smesco Jakarta, Senin (31/8)

BACA JUGA

Program Pertapreneur Aggregator Ubah Pola Pikir UMKM Menuju Bisnis Berbasis Sistem

Program Pertapreneur Aggregator Ubah Pola Pikir UMKM Menuju Bisnis Berbasis Sistem

14 Januari 2026
Mitme Day Dorong UMKM Beralih dari Bertahan ke Bertumbuh di 2026

Mitme Day Dorong UMKM Beralih dari Bertahan ke Bertumbuh di 2026

11 Januari 2026
Pertamina Fasilitasi Ribuan Sertifikasi UMKM Sepanjang 2025 Dorong Daya Saing Usaha

Pertamina Fasilitasi Ribuan Sertifikasi UMKM Sepanjang 2025 Dorong Daya Saing Usaha

10 Januari 2026

Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto menyambut positif launching aplikasi koperasi digital pertama di Indonesia. Hal itu, menurutnya, sesuai dengan keinginan pemerintah untuk mendorong transformasi digitalisasi koperasi.

“Koperasi harus melakukan transformasi digital, yang dilakukan KSP Nasari sejalan dengan keinginan pemerintah,” ujar Rulli dalam acara Rapat Anggota Tahunan bersama tahun buku 2019, KSP Nasari dan KSPPS Nasari Syariah.

Menurut Rulli, di saat pandemi COVID-19, pemanfaatan teknologi digital harus dimaksimalkan. KemenKopUKM terus mendorong koperasi dan UMKM untuk memasuki ekonomi digital.

“Ketika kita bicara revolusi industri 4.0 dan menuju 5.0, saat pandemi Covid-19 melanda dunia, ternyata pemanfaatan teknologi informasi didorong untuk lebih cepat. Meeting melalui online. Demikian juga ekonomi, kita dorong koperasi dan UMKM untuk masuk ke ekonomi digital. Yang dilakukan Nasari hari ini sejalan dengan keinginan tersebut,” katanya.

Tujuan utama aplikasi Nadi untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi anggota koperasi simpan pinjam Nasari. “Kalau kita bicara usaha simpan pinjam koperasi, itu berbeda dengan usaha bank, ini hanya diperuntukkan bagi anggota dan calon anggota. Nadi ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggotanya,” ujar Rulli.

Untuk memperluas akses pasar, KemenkopUKM mengharapkan koperasi-koperasi lain beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang makin pesat melalui pemanfaatan teknologi informasi. Hal tersebut kata Rulli, agar koperasi bisa bersaing dengan pelaku usaha lain.

“Kita dorong koperasi koperasi lain untuk memanfaatkan teknologi informasi, bisa beradaptasi dengan teknologi informasi yang berkembang pesat. Tujuannya koperasi bisa bersaing dgn pelaku usaha lain. Bukan hanya koperasi simpan pinjam. Tapi juga sektor ril. Teknologi informasi bisa jadi kunci cepat kuat dan bisa bersaing dengan pelaku usaha lain,” tambahnya.

Ketua KSP Nasari Sahala Panggabean mengatakan, Nasari Digital (Nadi) sangat mudah digunakan oleh anggota KSP Nasari dan KSPPS Nasari Syariah. Dalam aplikasi itu, memuat fitur-fitur seperti simpanan, pinjaman, e-payment, dan rapat tahunan anggota secara live. Bahkan ke depan akan dikembangkan untuk e-commerce.

“Nadi adalah aplikasi koperasi digital pertama di Indonesia. Ada fitur simpanan, pinjaman, e-payment, RAT live,” kata Sahala, sekaligus merubah image koperasi yang berkembang selama ini, yakni jaman dulu (jadul) dan tidak update. “Kami ingin jadi agen perubahan. Merubah image koperasi yang selama ini jadul dan tidak update,” ujarnya.

Pemulihan Ekonomi Nasional
Berdasarkan survei Bank Dunia dan riset LIPI, 72 persen masyarakat Indonesia mengakses layanan keuangan pertama kali melalui Koperasi, dan 87 persen dari jumlah tersebut (sekitar 63 persen) tidak memperoleh layanan keuangan dari perbankan.

Dari data tersebut, koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian bangsa, belum sepenuhnya memiliki peran sentral dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia.

Untuk itu, , Sahala berharap, koperasi diberi kesempatan menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN). Koperasi saat ini mencapai 123.000 dengan 23 juta anggota, sehingga dapat mempercepat penyerapan PEN.

“Gerakan koperasi dapat diberi kesempatan berkiprah dalam penyaluran dana-dana tersebut. Mengingat jumlah koperasi saat ini berjumlah 123.000-an dengan anggota sebanyak 23 juta orang tersebar di seluruh pelosok negeri. Sangat berpotensi untuk ditingkatkan partisipasinya dalam mempercepat proses penyaluran dana-dana PEN.” (MULIA MUNTHE)

Share17SendTweet11
Previous Post

Smesco Gandeng Blibli Gulirkan Program Kakak Asuh UMKM

Next Post

100 Orang Meninggal, 17 Hilang, dan 2,8 Juta Mengungsi

Next Post
Banjir Landa Bolaang Mongondow, 905 Warga Mengungsi

100 Orang Meninggal, 17 Hilang, dan 2,8 Juta Mengungsi

Achmad Yurianto

Dirjen P2P: Imunisasi Langkah Awal Lawan COVID-19

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

16 Januari 2026
Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

16 Januari 2026
Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

16 Januari 2026
Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

16 Januari 2026
Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Kementerian PU Targetkan Pembangunan 1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapanuli Selatan Tuntas Sebelum Ramadhan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.