• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Menciptakan Kebiasaan Baru Dalam Masyarakat

by Editor
31 Agustus 2020
adaptasi kebiasaan baru

webinar “Tantangan Perubahan Perilaku Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru”

39
SHARES
246
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Suatu siklus diperlukan untuk menciptakan kebiasaan baru dalam masyarakat. Hal ini dikatakan Penulis Rene Suhardono dalam webinar “Tantangan Perubahan Perilaku Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru” di Jakarta, Senin (31/8).

“Diperlukan suatu siklus yang diawali dengan pemicu kebiasaan, lalu penerapan kebiasaan, dan diakhiri dengan pencapaian dari kebiasaan baru tersebut,” kata Rene dalam webinar yang diselenggarakan oleh Tim Koordinasi Daerah dan Rencana Penyusunan Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Jakarta Berketahanan ini.

BACA JUGA

Webinar

Adaptasi Kebiasaan Baru Perlu Partisipasi Banyak Pihak

31 Agustus 2020

Menurut Rene, adaptasi sudah ada di masing-masing pribadi manusia, namun yang terkadang dilupakan adalah empati. “Empati ini untuk menyadari bahwa kasus tiap orang berbeda-beda, sehingga butuh pemahaman bahwa tiap orang menghadapi suatu hal dengan cara berbeda-beda,” ujarnya. Kita, lanjut Rene, tidak akan bisa hanya membicarakan contoh kebiasaan baru dan upaya penerapannya tanpa memahami bagaimana kondisi masing-masing pihak.

Sementara itu, Manajer Pilar Pembangunan Sosial Sekretariat TPB/ SDGs DKI Jakarta Andini Eka Hapsari mengatakan, perilaku manusia dipengaruhi oleh bias kongnitif dan emosi. Masa pandemi yang penuh dengan pembatasan ini menciptakan kondisi yang tidak enak atau merugikan, sehingga bias kognitif dan emosi manusia jadi membesar. “Ini menjadi salah satu alasan mengapa kita tidak patuh dengan protokol kesehatan selama masa pandemi,” katanya.

Hal ini bisa menyebabkan perilaku underrating dan overrating. Perilaku overrating seperti yang dilakukan di masa awal pandemi, yaitu pembelian masker, hand sanitizer, dan sabun cuci tangan yang berlebihan oleh masyarakat. Sebaliknya, perilaku underrating sifatnya meremehkan semua yang terjadi selama masa pandemi, seperti tidak mengenakan masker saat ke luar rumah dengan alasan tempat yang dituju dekat dengan rumah.

Masyarakat, kata Andini, mempunyai kecenderungan untuk hanya melihat hal yang ingin mereka lihat. “Walaupun kita tahu hal itu buruk, kita tetap melakukan karena belum berdampak langsung pada kita.”

Peran pemerintah, lanjut dia, tentu diperlukan dalam menciptakan konsistensi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Pembuatan kebijakan oleh pemerintah dapat dilakukan berdasarkan pendekatan perilaku untuk menciptakan perubahan signifikan dan berkelanjutan.

Seluruh pihak keterlibatannya juga dibutuhkan agar tidak ada satu bagian masyarakat yang tertinggal. “Selain itu, memberikan informasi yang akurat, membasmi hoaks, mengekspresikan empati, serta memperhatikan kesehatan mental masyarakat juga perlu dilakukan oleh seluruh pihak dalam menghadapi pandemi ini.” (PULINA NITYAKANTI PRAMESI)

 

Share16SendTweet10
Previous Post

MenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Nelayan dan Usaha Besar

Next Post

Sutera Liar Karangtengah Dukung SDGs Berbasis Masyarakat

Next Post
Sutera Liar Karangtengah Dukung SDGs Berbasis Masyarakat

Sutera Liar Karangtengah Dukung SDGs Berbasis Masyarakat

Teten Masduki

Smesco Gandeng Blibli Gulirkan Program Kakak Asuh UMKM

Discussion about this post

NEWS UPDATE

STDB Jadi Syarat Petani Sawit Mitra Perusahaan

STDB Jadi Syarat Petani Sawit Mitra Perusahaan

25 Juni 2026
Kementerian Pu Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Kementerian Pu Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

25 Juni 2026
UMKM Seroja Kampar Perkuat Budidaya Jamur Tiram Mandiri

UMKM Seroja Kampar Perkuat Budidaya Jamur Tiram Mandiri

25 Juni 2026
Jasa Marga Transfromasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Transfromasi Rest Area Berkelanjutan

25 Juni 2026
Jasa Marga Gelar Penanaman Pohon dan Santunan Anak Yatim di Medan

Jasa Marga Gelar Penanaman Pohon dan Santunan Anak Yatim di Medan

25 Juni 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    528 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    561 shares
    Share 224 Tweet 140
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    523 shares
    Share 209 Tweet 131

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.